INOVASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DISCOVERY LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FLASHCARD DALAM MENDUKUNG SDGS 4

Yogyakarta, 8 September 2026 – Mahasiswa Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Luqman Baiqi Azzam, melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V di SD Negeri Caturtunggal 6 dilaksanakan melalui kegiatan yang interaktif dan berpusat pada peserta didik untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4: Pendidikan Berkualitas. Kegiatan pembelajaran mengangkat materi kalimat langsung dan kalimat tidak langsung dengan memadukan model Discovery Learning dan permainan Angkat Kartu (Flashcard). Pembelajaran ini dirancang agar peserta didik tidak hanya memahami konsep kebahasaan, tetapi juga mampu menerapkannya melalui aktivitas mengamati, menemukan, menganalisis, dan mengomunikasikan hasil belajar.

Pembelajaran dilaksanakan dalam satu pertemuan selama 2 x 35 menit dan melibatkan peserta didik kelas V sebagai subjek pembelajaran. Materi yang dipelajari adalah kalimat langsung dan kalimat tidak langsung, dengan jenis kalimat yang digunakan dalam permainan meliputi kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Melalui tahapan Discovery Learning, peserta didik diajak mengamati contoh kalimat, mengidentifikasi permasalahan, mengumpulkan informasi, mengolah informasi, melakukan pembuktian, dan menarik kesimpulan. Pada permainan Angkat Kartu (Flashcard), peserta didik mengangkat kartu sebagai jawaban untuk menentukan jenis kalimat berdasarkan ciri-ciri yang telah dipelajari. Kalimat langsung dikenali melalui penggunaan tanda petik dan penyampaian perkataan sesuai ucapan pembicara, sedangkan kalimat tidak langsung disampaikan kembali dengan bahasa penulis, tidak menggunakan tanda petik, dan dapat menggunakan kata penghubung seperti “bahwa”.

Pembelejaran ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang aktif, bermakna, dan menyenangkan karena peserta didik terlibat langsung dalam menemukan serta membedakan karakteristik kedua jenis kalimat. Penggunaan flashcard mendorong peserta didik untuk lebih fokus, berani menentukan jawaban, serta mengembangkan penalaran kritis dan komunikasi selama proses pembelajaran. Kegiatan juga memberi ruang bagi peserta didik untuk belajar secara mandiri melalui LKPD dan menyampaikan hasil pemahamannya. Pelaksanaan pembelajaran tersebut sejalan dengan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung penyediaan pengalaman pendidikan yang bermakna, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan pengetahuan serta keterampilan peserta didik. Pemanfaatan media pembelajaran berupa flashcard juga memperkuat praktik pembelajaran inovatif dan interaktif di lingkungan sekolah.

Melalui pembelajaran Bahasa Indonesia dengan model Discovery Learning dan permainan Angkat Kartu (Flashcard), peserta didik memperoleh kesempatan untuk memahami materi kalimat langsung dan kalimat tidak langsung melalui pengalaman belajar yang aktif dan kontekstual. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penerapan pembelajaran berkualitas di sekolah serta mendukung pencapaian SDGs 4 melalui inovasi pembelajaran yang mendorong kemandirian, penalaran kritis, dan kemampuan komunikasi peserta didik.