You are here
Mahasiswa PLK UNY Mengajar Terapkan Model Role Playing dalam Pembelajaran Wayang Bahasa Jawa kelas II di SD Negeri Taraman
Primary tabs

LINTANG PLK UNY MENGAJAR 2026/1 PGSD FIP UNY
Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Kependidikan (PLK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa di kelas II SD Negeri Taraman, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Dalam pembelajaran tersebut, mahasiswa PLK menerapkan model pembelajaran Role Playing (bermain peran) pada materi pengenalan wayang. Penerapan model Role Playing dipilih untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret, interaktif, dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Melalui kegiatan bermain peran, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan mengenai wayang, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengenal tokoh dan karakter wayang melalui aktivitas secara langsung. Kegiatan pembelajaran diawali dengan apersepsi mengenai wayang yang telah dikenal oleh siswa. Mahasiswa PLK kemudian memperkenalkan beberapa tokoh wayang dengan menggunakan media gambar dan cerita sederhana yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik kelas II. Siswa diajak mengamati bentuk tokoh, nama tokoh, serta karakter yang dimiliki oleh masing-masing tokoh wayang.
Selanjutnya, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memerankan tokoh-tokoh dalam cerita wayang sederhana. Setiap kelompok mendapatkan kesempatan untuk memahami karakter tokoh dan menampilkan dialog singkat di depan kelas. Mahasiswa PLK memberikan arahan dan pendampingan agar siswa dapat mengikuti kegiatan dengan percaya diri.
Suasana pembelajaran berlangsung aktif dan antusias. Siswa terlihat bersemangat ketika mendapatkan kesempatan memerankan tokoh wayang. Kegiatan tersebut juga mendorong siswa untuk bekerja sama, berkomunikasi, berani tampil di depan kelas, serta memahami nilai-nilai yang terdapat dalam cerita wayang.
Melalui penerapan Role Playing, pembelajaran Bahasa Jawa tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang melibatkan aspek sikap, keterampilan, dan apresiasi terhadap budaya Jawa. Materi wayang menjadi lebih dekat dengan kehidupan siswa karena disampaikan melalui kegiatan yang bersifat langsung dan menyenangkan.
Kegiatan pembelajaran ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PLK UNY dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif di sekolah mitra. Selain memberikan pengalaman belajar kepada siswa, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi pedagogik dan profesional melalui praktik pembelajaran secara langsung.
Dengan pembelajaran yang aktif dan kontekstual, mahasiswa PLK UNY berharap siswa kelas II SD Negeri Taraman semakin mengenal dan mencintai budaya Jawa, khususnya wayang, sekaligus mengembangkan keberanian, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama dalam proses pembelajaran.
Copyright © 2026,