You are here
Belajar Keberagaman Agama Lebih Menarik, Media “Bianglala 6 Agama Indonesia” Hadirkan Pembelajaran Interaktif di SDN Tegalrejo 2
Primary tabs

Nuri Wulan Agusty Dwifatma - 23010630117
Yogyakarta, 1 September 2026 – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui kegiatan Praktik Kependidikan melaksanakan pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri Tegalrejo 2 dengan mengangkat tema “Keberagaman Agama di Indonesia” bagi 28 peserta didik kelas III A. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai keberagaman agama sekaligus menanamkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran yang interaktif, bermakna, dan mengembangkan pengetahuan serta karakter peserta didik.
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan di SD Negeri Tegalrejo 2 dengan melibatkan 28 peserta didik kelas III A. Materi yang diberikan mencakup enam agama di Indonesia beserta kitab suci, tempat ibadah, pemuka agama, hari besar, salam, serta sikap toleransi dan menghargai perbedaan. Materi tersebut dipilih karena berkaitan erat dengan kehidupan peserta didik yang berada di lingkungan masyarakat yang memiliki keberagaman agama. Pembelajaran dirancang menggunakan pendekatan Deep Learning dengan model Problem Based Learning (PBL) yang mendorong peserta didik untuk aktif mengamati, berdiskusi, menganalisis permasalahan, dan menyampaikan pendapat. Untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih konkret, visual, dan interaktif, digunakan media ajar “Bianglala 6 Agama di Indonesia” untuk membantu peserta didik mengenali berbagai identitas agama secara lebih mudah dan menyenangkan.
Pembelajaran diawali dengan peserta didik mengamati film pendek mengenai sikap toleransi dalam keberagaman agama. Setelah mengamati film, guru memberikan pertanyaan pemantik untuk mengajak peserta didik berpikir kritis mengenai permasalahan dan sikap yang tepat dalam menghadapi perbedaan agama. Selanjutnya, peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri atas 4–6 orang. Media “Bianglala 6 Agama di Indonesia” berbentuk papan visual menyerupai bianglala yang dilengkapi dengan enam kantong bertuliskan nama agama di Indonesia. Peserta didik menggunakan media tersebut dengan cara memasukkan kartu identitas agama, seperti kartu bergambar tempat ibadah, kitab suci, hari besar keagamaan, kegiatan keagamaan, dan tempat suci, ke dalam kantong sesuai dengan agama yang tepat. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik dapat mencocokkan berbagai identitas agama secara langsung dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan LKPD berupa analisis kasus, diskusi kelompok, dan presentasi hasil diskusi. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya memahami informasi mengenai enam agama di Indonesia, tetapi juga belajar bekerja sama, mengemukakan pendapat, menghargai pendapat teman, dan menerapkan sikap toleransi. Pembelajaran ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui proses pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik
Pemanfaatan media “Bianglala 6 Agama di Indonesia” menjadi salah satu bentuk pengembangan pembelajaran yang menggabungkan pengetahuan dengan pengalaman belajar secara langsung. Peserta didik dapat belajar mengenali keberagaman agama melalui aktivitas mencocokkan kartu dan berdiskusi bersama teman tanpa membeda-bedakan agama. Kegiatan pembelajaran di SD Negeri Tegalrejo 2 menjadi bagian dari upaya UNY dalam mendukung pendidikan berkualitas melalui pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Hal ini sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang mendorong terciptanya pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi peserta didik. Ke depan, penggunaan media pembelajaran konkret dan interaktif diharapkan dapat terus dikembangkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang semakin menarik sekaligus menanamkan nilai toleransi sejak dini.
Copyright © 2026,