“Membangun Literasi Digital Sejak Dini untuk Mencetak Talenta Global dengan pengenalan Microsoft Word ”

Dalam upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs): 4 tentang Pendidikan Bermutu, Mahasiswa Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta 2026, Khaila Maharani Masyithoh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, menyelenggarakan kegiatan pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi para siswa Sekolah Dasar di SD Negeri Percobaan 2. Program pelatihan pengenalan kokurikuler ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan literasi digital sejak dini. Melalui inisiatif ini, Penyelenggara berupaya untuk menutup kesenjangan digital di tingkat pendidikan dasar sekaligus menyiapkan para murid agar mampu berkembang menjadi murid dengan talenta berdaya saing global yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kegiatan kokurikuler berbasis TIK ini diangkat berlandaskan urgensi peningkatan kualitas pendidikan berkelanjutan dan penguatan keterampilan abad ke-21. Mengusung tema “Membangun Literasi Digital Sejak Dini untuk Mencetak Talenta Global dengan pengenalan Microsoft Word ” kegiatan ini diikuti oleh 56 murid kelas 3 dan dilaksanakan selama 2 hari dalam waktu yang berbeda di SD Negeri Percobaan 2. Sesi pembelajaran dipandu oleh guru pengampu Mata Pelajaran TIK dan Mahasiswa dari UNY yang bertindak sebagai pemandu teoritis yang interaktif serta praktik langsung (Hand-on).

Materi kegiatan mencakup pengenalan antar muka Microsoft Word, mempelajari fungsi tools bar, teknik mengetik yang efektif, format dokumen hingga membuat karya tulis berupa Puisi sederhana, “Penguasaan perangkat lunak dasar seperti Microsoft Word bukan lagi sekedar pelengkap, melainkan keterampilan fondasi yang mutlak yang dibutuhkan untuk menghadapi pembelajaran modern di era digital ini” ujar guru pengampu Mata Pelajaran TIK. Kegiatan ini didukung penuh oleh sekolah dan guru lainnya ini memberikan dampak nyata pada peningkatan kepercayaan diri siswa dalam mengoperasikan komupter. Selain selasar dengan SDGs 4 (Pendidikan Bermutu) melalui peningkatan kemampuan yang dimiliki murid dalam keterampilan teknologi, program ini juga relevan dengan SDGs 10 (Berkurangnya Kesenjangan) dalam hal penyeteraan akses teknologi serta SDGs 8 (Pekerjaan layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan memupuk keterampilan dasar Vokasional untuk masa depan. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Universitas Negeri Yogyakarta menegaskan komitmen berkelanjutannya dalam mendukung pencapaian sasaran SDGs melalui integrasi pendidikan dan penelitian di sekolah. Kedepannya, Universitas Negeri Yogyakarta berharap kegiatan pendampingan TIK seperti ini dapat terus diperluas ke berbagai sekolah dasar lainnya secara berkelanjutan, sehingga cakupan literasi digitak semakin merata dan mampu mencetak generasi emas Indonesia yang unggu serta berdaya saing global.