BERMAIN SAMBIL BERHITUNG: LKPD “DETEKTIF ANGKA” MEMBUAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA LEBIH MENANTANG BAGI MURID KELAS VA SD NEGERI 1 KADIPIRO

Bantul 11 Agustus 2026 -  Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) melaksanakan kegiatan pembelajaran Matematika pada murid kelas VA SD Negeri 1 Kadipiro dengan materi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dengan alokasi waktu 2 × 35 menit dan melibatkan guru kelas VA, Bapak Muhamad Ichsanudin, S.Pd. Pembelajaran menggunakan model Game Based Learning melalui kegiatan “Detektif Angka” dengan LKPD sebagai bagian utama dalam permainan. Kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan menantang melalui aktivitas penyelesaian misi secara berkelompok. Pelaksanaan kegiatan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui proses pembelajaran yang mendorong keterlibatan, penalaran, keterampilan, dan kerja sama murid.
Kegiatan diawali dengan apersepsi melalui pertanyaan pemantik yang berkaitan dengan penggunaan perkalian dan pembagian dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa PK kemudian menyampaikan konsep perkalian dan pembagian menggunakan PowerPoint sebagai penguatan materi sebelum permainan dimulai. Selanjutnya, murid dibagi menjadi lima kelompok detektif, yaitu Detektif Alfa, Beta, Gamma, Delta, dan Epsilon. Setiap kelompok memperoleh Buku Kasus serta LKPD “Detektif Angka” yang terdiri atas lima pos dengan misi berbeda. Misi tersebut meliputi soal perkalian, pembagian, soal cerita, serta tantangan untuk menemukan petunjuk atau kode. Murid membaca Kartu Misi, menentukan operasi hitung yang sesuai, menyelesaikan perhitungan, kemudian menuliskan langkah dan hasilnya. Setiap kelompok memiliki waktu sekitar empat menit pada setiap pos dan berpindah ke pos berikutnya setelah mendapat aba-aba “PINDAH!”. Bapak Muhamad Ichsanudin, S.Pd. turut mendampingi proses pembelajaran bersama mahasiswa PK, sedangkan mahasiswa PK memandu jalannya permainan, memberikan arahan, dan membimbing kelompok yang mengalami kesulitan.
Kegiatan “Detektif Angka” memberikan pengalaman belajar yang memadukan latihan berhitung dengan permainan dan penyelidikan. Murid tidak hanya menyelesaikan soal, tetapi juga dilatih membaca informasi, menentukan operasi hitung yang tepat, memeriksa kembali hasil perhitungan, serta menyampaikan pendapat kepada anggota kelompok. Setelah menyelesaikan seluruh pos, murid mengumpulkan Kartu Bukti dan menghubungkannya dengan hasil penyelesaian pada Buku Kasus untuk menyelesaikan kasus akhir. Aktivitas tersebut mendukung pengembangan penalaran kritis dan kolaborasi sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif. Guru kelas dan mahasiswa PK memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung, termasuk memberikan arahan dan umpan balik terhadap proses penyelesaian misi. Setelah seluruh kegiatan selesai, hasil pekerjaan diperiksa dan kelompok dengan jumlah jawaban benar terbanyak memperoleh apresiasi sebagai “Detektif Terhebat”.
Melalui penggunaan LKPD “Detektif Angka”, murid memperoleh kesempatan untuk belajar matematika melalui aktivitas yang melibatkan tantangan, kerja sama, dan pemecahan masalah. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu murid memahami dan menerapkan perkalian serta pembagian bilangan cacah sampai 100.000 dengan lebih bermakna. Pelaksanaan kegiatan bersama guru kelas juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa PK dan sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan. Ke depan, kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan variasi misi dan tantangan yang disesuaikan dengan materi pembelajaran sehingga pengalaman belajar murid semakin beragam dan mendukung terwujudnya Pendidikan Berkualitas sebagai bagian dari SDG 4.