Merangkai Keberagaman: Mengenal Budaya Indonesia melalui Puzzle dan Quiz Kelompok dengan Model Cooperative Learning Tipe STAD di Kelas III SD Negeri Caturtunggal 7

Yogyakarta, 8 September 2026, pukul 10.45–11.55 WIB. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta, Leadis Ayu Lanita, melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri Caturtunggal 7 dalam rangka Praktik Kependidikan (PK). Kegiatan dilaksanakan pada peserta didik kelas III dengan materi “Keberagaman Budaya dan Sosial di Indonesia. Pembelajaran menggunakan model Cooperative Learning tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dengan memanfaatkan media PowerPoint (PPT), Interactive Flat Panel (IFP), puzzle keberagaman, dan quiz kelompok. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas: (Quality Education), melalui pembelajaran yang aktif, bermakna, menyenangkan, dan melibatkan peserta didik secara langsung.
Kegiatan pembelajaran bertujuan membantu peserta didik mengenal keberagaman budaya dan sosial di Indonesia serta menumbuhkan sikap menghargai perbedaan. Pembelajaran diawali dengan penyampaian materi menggunakan Power Point (PPT) yang menampilkan berbagai bentuk keberagaman Indonesia, seperti suku bangsa, rumah adat, pakaian adat, tarian daerah, bahasa daerah, dan agama. Peserta didik diajak mengamati gambar bersama serta berdiskusi mengenai asal daerah dari berbagai budaya yang ditampilkan. Untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik, beberapa peserta didik diberikan kesempatan maju ke depan untuk memasangkan gambar rumah adat, pakaian adat, atau tarian daerah dengan daerah asalnya. Selanjutnya, peserta didik dibagi menjadi empat kelompok untuk mengerjakan LKPD berbentuk Puzzle Keberagaman. Setiap kelompok memperoleh puzzle dengan asal daerah yang berbeda. Peserta didik menggunting dan menyusun gambar yang terdiri atas rumah adat, pakaian adat, dan tarian daerah, kemudian menempelkan puzzle pada LKPD serta melengkapi nama rumah adat, pakaian adat, tarian daerah, dan asal daerahnya. Setelah selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan di depan kelas sehingga peserta didik dapat saling mengenal keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah kegiatan presentasi, pembelajaran dilanjutkan dengan quiz kelompok menggunakan Wordwall melalui Interactive Flat Panel (IFP). Setiap kelompok memperoleh kesempatan menjawab pertanyaan secara bergantian dengan waktu 30 detik untuk setiap soal. Peserta didik berdiskusi bersama anggota kelompok untuk menentukan jawaban yang tepat. Setelah seluruh kelompok menyelesaikan quiz, skor masing-masing kelompok dihitung bersama guru. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penguatan dan penyimpulan materi mengenai keberagaman budaya dan sosial Indonesia serta pentingnya menghargai perbedaan. Sebagai bentuk evaluasi pemahaman individu, peserta didik mengerjakan soal evaluasi secara mandiri. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai keberagaman budaya, tetapi juga berlatih bekerja sama, berkomunikasi, berani menyampaikan pendapat, dan menghargai keberagaman.
Penerapan model Cooperative Learning tipe STAD memberikan pengalaman belajar yang mendorong peserta didik untuk berpartisipasi dan bekerja sama dalam kelompok. Penggunaan puzzle dan quiz menjadikan pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan karena peserta didik dapat belajar melalui aktivitas yang melibatkan pengamatan, penyusunan, diskusi, presentasi, dan permainan edukatif. Kegiatan ini juga membantu peserta didik memahami bahwa Indonesia memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, agama, dan tarian yang perlu dihargai. Pembelajaran tersebut mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas: (Quality Education) melalui penyelenggaraan pembelajaran yang aktif, inklusif, bermakna, dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan pengetahuan serta keterampilan sosial.
Melalui kegiatan ini, Leadis Ayu Lanita sebagai mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi PGSD Universitas Negeri Yogyakarta berharap pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui puzzle dan quiz kelompok dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan belajar yang menarik bagi peserta didik. Kegiatan diharapkan dapat membantu peserta didik mengenal keberagaman budaya Indonesia sekaligus menumbuhkan sikap saling menghargai, bekerja sama, dan menghormati perbedaan. Pembelajaran yang kreatif dan berpusat pada peserta didik dapat terus dikembangkan sebagai upaya mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas sesuai dengan SDG 4.