You are here
MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERMUTU MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS PROYEK DENGAN PENGUAATAN KREATIVITAS, KOLABORASI, DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MURIS MELALUI PROYEK BUKU MINI MAJAS
Primary tabs

Dalam upaya menujudkan Pendidikan Bermutu melalui Pembelajaraan Bahsa Indonesia, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Tamara Santi, melaksanakan Praktik Kependidikan (PK) di SD Negeri Maguwoharjo 1 bersama murid kelas V B pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Negeri Maguwoharjo 1 yang beralamat di Jalan Ring Road Utara No. Km. 1, Nanggulan, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan sasaran murid kelas V B. Pembelajaran dilaksanakan dengan membahas materi majas melalui kegiatan yang mendorong murid untuk aktif, kreatif, bekerja sama, dan berkomunikasi dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan bermutu, melalui penyelenggaraan pembelajaran yang berkualitas, menyenangkan, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan potensi murid.
Kegiatan pembelajaran ini bertujuan untuk membantu murid memahami penggunaan majas sekaligus melatih kreativitas, kerja sama, dan kemampuan berkomunikasi. Materi yang diberikan meliputi tiga jenis majas, yaitu majas metafora, personifikasi, dan hiperbola. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan mengajak murid belajar melalui diskusi dan kegiatan kelompok. Murid terlebih dahulu diberikan contoh kalimat majas dan diajak untuk memahami maknanya, kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4 orang. Setiap kelompok mendapatkan LKPD dan mengerjakan proyek “Buku Mini Majas” yang berisi pengertian, contoh, makna, serta kreasi kalimat majas. Setelah selesai, murid melakukan Gallery Walk dan mempresentasikan hasil karya kelompoknya kepada teman-teman. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa berperan sebagai pengajar sekaligus fasilitator, sedangkan guru kelas turut mendampingi dan memberikan arahan kepada murid.
Melalui kegiatan tersebut, murid tidak hanya belajar mengenali jenis-jenis majas, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Murid terlihat terlibat dalam diskusi kelompok, mengidentifikasi kalimat yang mengandung majas, memahami makna dari kalimat tersebut, serta menuangkan pemahamannya melalui pembuatan “Buku Mini Majas”. Kegiatan presentasi dan Gallery Walk juga memberikan kesempatan kepada murid untuk berani menyampaikan hasil kerja dan menghargai karya kelompok lain. Selain membantu murid memahami materi Bahasa Indonesia, kegiatan ini memberikan manfaat dalam mengembangkan kreativitas, kerja sama, kemandirian, dan kemampuan komunikasi. Hal tersebut sejalan dengan SDG 4: Pendidikan bermutu, karena pembelajaran memberikan pengalaman yang aktif, kolaboratif, dan bermakna serta mendukung pengembangan kemampuan murid secara lebih menyeluruh.
Melalui kegiatan Praktik Kependidikan (PK) kedepannya, kegiatan pembelajaran seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan agar murid mendapatkan pengalaman belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan tidak hanya berfokus pada pemahaman materi. Penggunaan model pembelajaran Project Based Learning diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang mendorong murid untuk berani bekerja sama, berkreasi, dan menyampaikan ide mereka. Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, mahasiswa juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi proses pembelajaran di sekolah sekaligus memperoleh pengalaman dalam menerapkan pembelajaran yang berpusat pada murid. Dengan adanya kegiatan yang terus mendukung kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan komunikasi murid, upaya mewujudkan pendidikan yang bermutu sesuai dengan SDG 4 dapat terus dilakukan.
Copyright © 2026,