You are here
BELAJAR BILANGAN CACAH SAMPAI 100.000 MELALUI KEGIATAN “PASAR BU GURU”
Primary tabs

Yogyakarta, 6 September 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Yogyakarta, melaksanakan Praktik Kependidikan di SD Negeri Panembahan. Kegiatan pembelajaran tersebut berlangsung di kelas V dengan materi Membaca dan Menulis Bilangan Cacah sampai dengan 100.000. Kegiatan pembelajaran matematika di kelas V SD Negeri Panembahan dirancang secara kontekstual agar siswa dapat memahami materi melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran berfokus pada kemampuan membaca, menulis, dan menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai dengan 100.000. Kegiatan diawali dengan salam, doa bersama, menyanyikan lagu wajib nasional, serta permainan “Tebak Angka Misterius” menggunakan bilangan 83.725 untuk membangun rasa ingin tahu siswa mengenai nilai tempat suatu bilangan.
Memasuki kegiatan inti, pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Guru mengajak siswa mengamati gambar seorang anak yang sedang membeli barang di warung sebagai permasalahan awal. Melalui gambar tersebut, siswa diajak memahami pentingnya membaca bilangan dengan benar, terutama dalam mengenali harga barang. Guru kemudian menjelaskan cara membaca, menulis, dan menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai dengan 100.000, dilanjutkan dengan kegiatan tanya jawab agar siswa dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran. Penggunaan pembelajaran yang kontekstual dan melibatkan siswa secara aktif ini sejalan dengan SDGs 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, yang salah satunya dapat diwujudkan melalui pembelajaran yang memberikan pengalaman bermakna dan mendukung perkembangan kemampuan peserta didik.
Setelah memahami materi, siswa mengerjakan LKPD melalui kegiatan “Pasar Bu Guru”. Dalam kegiatan tersebut, siswa menuliskan harga barang, membaca nominal harga dengan tepat, serta menentukan nilai tempat dari setiap angka. Siswa juga diperbolehkan berdiskusi bersama teman dan mendapatkan bimbingan dari guru selama mengerjakan tugas. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna karena siswa dapat menghubungkan materi bilangan cacah dengan kegiatan jual beli yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan matematika, tetapi juga belajar berkolaborasi dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki dalam situasi nyata.
Setelah menyelesaikan LKPD, siswa mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk melatih kemampuan komunikasi, keberanian, dan tanggung jawab terhadap hasil pekerjaan. Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang telah melakukan presentasi dan bersama-sama memberikan penguatan terhadap materi yang telah dipelajari. Selanjutnya, siswa mengikuti ice breaking berupa kuis, mengerjakan soal evaluasi secara mandiri, serta melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran. Rangkaian kegiatan tersebut mendukung terciptanya pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan, sebagaimana budaya belajar yang dirancang dalam modul.
Melalui pembelajaran ini, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai bilangan cacah sampai dengan 100.000, tetapi juga mengembangkan karakter ketelitian, kejujuran, kemandirian, kolaborasi, komunikasi, dan kemampuan bernalar kritis. Pembelajaran yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari melalui kegiatan “Pasar Bu Guru” membuat konsep matematika menjadi lebih konkret dan mudah dipahami oleh siswa. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran di kelas V SD Negeri Panembahan turut mendukung SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyelenggaraan pembelajaran yang bermakna, aktif, dan menyenangkan serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter secara seimbang.
Copyright © 2026,