Dari Belajar hingga Berkarya, Mahasiswa PK UNY Tingkatkan Keterampilan Digital Siswa SD Negeri Tegalrejo 2 melalui Bimbingan Literasi Digital

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar program Bimbingan Literasi Digital di SD Negeri Tegalrejo 2 sejak 4 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 20 siswa kelas V dan VI dari rombel A dan B. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi secara bijak, kreatif, dan produktif, sekaligus mendukung pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas. Program ini disambut hangat oleh guru TIK SD Negeri Tegalrejo 2, Ibu Vivi. Menurutnya, Bimbingan Literasi Digital ini sangat membantu siswa mengembangkan keterampilan teknologi, mengingat sebagian besar dari mereka sebelumnya belum bisa menggunakan platform desain Canva.

Rangkaian bimbingan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pengenalan dasar literasi digital, pemahaman materi poster dan infografis, pengenalan fitur Canva, penyusunan ide, pembuatan karya, hingga tahap penilaian. Bertempat di laboratorium komputer, para siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan poster digital menggunakan akun belajar.id. Meski sempat ada penyesuaian jadwal akibat jeda kegiatan HUT RI dan libur Maulid Nabi, penyampaian materi tetap berjalan optimal dengan menggabungkan beberapa topik pada pertemuan susulan. Para siswa sendiri tampil antusias. Pengalaman ini membuka wawasan mereka bahwa teknologi bisa menjadi media berkarya yang menyenangkan, bukan sekadar sarana hiburan semata.

Anisa Husna, salah satu penanggung jawab program, mengungkapkan bahwa timnya sempat menghadapi kendala dalam menemukan kompetisi poster tingkat SD dari pihak luar. "Sebagai solusinya, kami berencana menggelar lomba internal bertema 'Berliterasi untuk Masa Depan Lebih Baik' agar para siswa tetap memiliki wadah untuk berkompetisi dan mengekspresikan karya mereka," terangnya. Anisa berharap keterampilan yang sudah terlatih ini terus dipupuk oleh pihak sekolah demi membangun kreativitas siswa di masa depan.

Penulis: Anisa Husna Alkautsar