You are here
SERUNYA MENJADI DETEKTIF JARING-JARING MAKANAN: MAHASISWA PK UNY AJAK MURID KELAS V SD NEGERI GEDONGKIWO MENYELIDIKI HUBUNGAN MAKAN DAN DIMAKAN
Primary tabs

Kegiatan Praktik Kependidikan (PK) berupa praktik mengajar dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 3 September 2026 pukul 07.30 s.d. 08.40 (2 JP x 35 Menit), bertempat di ruang kelas V SD Negeri Gedongkiwo. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Anisa Dwi Kartika dengan NIM 23010630199, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dengan sasaran peserta didik kelas VB.
Kegiatan ini menyasar murid kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan materi Jaring-Jaring Makanan dalam Ekosistem, sebagai bagian dari Bab 2 tentang Harmoni dalam Ekosistem. Melalui kegiatan pembelajaran ini, mahasiswa turut berkontribusi mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education), dengan menghadirkan pembelajaran IPAS yang aktif, bermakna, dan menyenangkan bagi murid, sekaligus mendukung poin ke-15, yaitu Ekosistem Daratan (Life on Land), melalui muatan materi yang menumbuhkan kesadaran menjaga keseimbangan ekosistem sawah, kebun, dan hutan.
Pembelajaran dikemas dalam bentuk kegiatan penyelidikan bertajuk "Ayo Menyelidiki Jaring-Jaring Makanan!" dengan menerapkan model Inquiry Learning serta pendekatan Deep Learning yang berfokus pada tiga pilar, yaitu Joyful Learning, Meaningful Learning, dan Mindful Learning. Strategi pembelajaran yang digunakan meliputi pengamatan langsung terhadap fenomena ekosistem, tanya jawab untuk memantik rasa ingin tahu, penyelidikan kelompok menggunakan kartu organisme, diskusi kelompok, presentasi hasil kerja, hingga refleksi bersama di akhir pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah membantu murid menganalisis hubungan makan dan dimakan antarorganisme serta menyusun diagram jaring-jaring makanan melalui pengalaman belajar yang konkret.
Sebelum kegiatan penyelidikan dimulai, mahasiswa menyiapkan kartu organisme berisi gambar produsen, konsumen tingkat I, II, III, dan pengurai yang dibagikan kepada lima kelompok belajar. Setiap kelompok menerima satu set kartu organisme yang mewakili ekosistem sawah, kebun, atau hutan, dan bertugas menyelidiki hubungan makan dan dimakan antarorganisme dengan menyusun serta mengelompokkan kartu-kartu tersebut secara langsung di atas meja, layaknya seorang detektif yang mengumpulkan petunjuk hingga terbentuk rangkaian diagram jaring-jaring makanan yang utuh. Setelah waktu penyelidikan berakhir, murid memverifikasi hasil temuannya dengan membandingkan prediksi awal, mencatatkan hasilnya pada Lembar Kerja Murid (LKPD), kemudian mempresentasikannya di depan kelas. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu dan didampingi langsung oleh mahasiswa praktikan selaku fasilitator pembelajaran.
Kegiatan ini menunjukkan hasil yang positif, ditandai dengan antusiasme dan partisipasi aktif murid, baik saat menyusun kartu organisme maupun saat berdiskusi memverifikasi hasil temuan kelompok. Melalui kegiatan penyelidikan ini, murid tidak hanya memahami konsep jaring-jaring makanan secara konkret, tetapi juga melatih keterampilan kolaborasi, penalaran kritis, dan komunikasi selama bekerja sama dalam kelompok serta saat mempresentasikan hasil kerja mereka. Selain itu, melalui kegiatan refleksi di akhir pembelajaran, murid turut dilatih menyadari pentingnya peran manusia dalam menjaga keseimbangan ekosistem daratan di sekitar mereka. Pendekatan pembelajaran berbasis penyelidikan ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs, khususnya dalam menghadirkan proses belajar yang inklusif, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan murid, sekaligus membekali mereka dengan kesadaran ekologis dan keterampilan abad ke-21 yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, diharapkan pembelajaran IPAS di sekolah dasar dapat terus dikembangkan dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan sehingga murid semakin termotivasi untuk belajar sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengasah kompetensi pedagogik, sekaligus wujud kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di satuan pendidikan mitra.
Copyright © 2026,