Dukung SDGs Pendidikan Berkualitas dan Daur Ulang, Jumat Beken SD Percobaan 2 Ajak Siswa Kunjungi Pameran Kreatif di GIK UGM

Dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SD Percobaan 2 menghadirkan edisi spesial program Jumat Beken pada Jumat, 28 Agustus 2026. Jumat Beken sendiri merupakan program rutin sekolah yang dilaksanakan setiap Jumat minggu terakhir tiap bulan, biasanya diisi dengan kegiatan jalan kaki bersama dilanjutkan makan bekal sehat bersama. Namun pada edisi kali ini, rutinitas tersebut digantikan dengan kunjungan ke pameran seni dan kreativitas di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM), Yogyakarta.

 

Kunjungan ini bertepatan dengan rangkaian GIK Exhibition Series #2 yang berlangsung sejak 21 Agustus hingga 10 September 2026, menghadirkan delapan program pameran hasil kolaborasi GIK UGM bersama sebelas mitra dan terbuka gratis untuk umum. Sesampainya di lokasi, rombongan siswa didampingi oleh kakak pemandu dari GIK yang mengajak mereka berkeliling melihat-lihat berbagai karya yang dipamerkan. Dua hal yang paling berkesan bagi siswa adalah deretan barang hasil jahitan yang dipamerkan, serta produk daur ulang sampah plastik yang diolah menjadi lempengan atau panel berwarna-warni. Produk daur ulang tersebut menjadi contoh nyata bagaimana sampah plastik dapat diberi nilai baru melalui kreativitas dan inovasi.

Melalui pengalaman langsung ini, siswa tidak hanya diajak untuk aktif bergerak seperti biasanya di Jumat Beken, tetapi juga mendapatkan wawasan baru tentang dunia kreativitas, seni, dan pentingnya mengelola sampah dengan bijak. Usai berkeliling pameran, rombongan kembali ke sekolah. Karena keterbatasan waktu, sesi makan bekal sehat bersama yang biasanya menjadi penutup Jumat Beken terpaksa ditiadakan pada edisi kali ini.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di luar kelas dapat menjadi ruang yang kaya untuk menumbuhkan rasa ingin tahu siswa sekaligus menanamkan kesadaran akan isu keberlanjutan sejak usia dini. Kolaborasi antara sekolah dan institusi seperti GIK UGM juga menjadi contoh nyata semangat kemitraan dalam mendukung pencapaian SDGs, khususnya dalam memperluas akses pendidikan yang bermakna bagi anak-anak. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan agar Jumat Beken tidak hanya menjadi rutinitas fisik, tetapi juga ruang belajar yang membuka wawasan siswa terhadap dunia di luar sekolah.

 

- Caesar Aziz Nahzirah (23010630109)