You are here
Pembelajaran Pendidikan Pancasila melaui Permainan Teams Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Kolaborasi dan Pemahaman Nilai Pancasila Siswa Kelas II SD Negeri Vidya Qasana
Primary tabs

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta, Faatin Nur Lathifa, melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk siswa kelas II SD Negeri Vidya Qasana pada hari Rabu, 19 Agustus 2026. Pembelajaran membahas materi “Mengenal Perumus Pancasila” dan dilaksanakan secara tatap muka dengan menerapkan model Teams Games Tournament (TGT) melalui strategi cooperative learning. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang aktif dan menyenangkan sekaligus mendorong siswa untuk bekerja sama serta menghargai pendapat teman. Pelaksanaan kegiatan juga mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang bermakna dan mendukung pengembangan pengetahuan, keterampilan, serta sikap siswa.
Pelaksanaan pembelajaran diawali dengan salam dan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Garuda Pancasila dan mengamati gambar tokoh-tokoh perumus Pancasila. Mahasiswa memberikan penjelasan mengenai tokoh dan perannya dalam perumusan Pancasila serta mengajak siswa melakukan tanya jawab. Selanjutnya, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok secara heterogen. Setiap kelompok memperoleh kartu gambar tokoh, kartu nama tokoh, dan kartu sikap untuk dicocokkan bersama. Setelah itu, siswa mengikuti permainan dengan mengambil kartu pertanyaan secara bergiliran dan mendiskusikan jawaban bersama anggota kelompok. Kegiatan dilanjutkan dengan turnamen antarkelompok, pemberian poin atas jawaban yang benar, serta penghargaan kepada kelompok dengan perolehan poin terbaik.
Kegiatan pembelajaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk tidak hanya memahami tokoh-tokoh perumus Pancasila, tetapi juga belajar menerapkan sikap yang dapat diteladani dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan kelompok dan permainan, siswa dilatih untuk bekerja sama, menghargai pendapat, bertanggung jawab, jujur, tertib, dan sportif. Sikap tersebut menjadi bagian dari penilaian selama pembelajaran. Selain itu, siswa diajak menghubungkan sikap para tokoh dengan pengalaman mereka di rumah maupun di sekolah. Hal ini sejalan dengan pemahaman bermakna dalam pembelajaran bahwa nilai-nilai seperti bekerja sama, mendengarkan pendapat orang lain, dan hidup rukun dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, pembelajaran Pendidikan Pancasila menjadi lebih aktif dan memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam belajar bersama. Kegiatan diharapkan dapat mendukung terciptanya proses pendidikan yang berkualitas melalui pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif serta mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Harapan kedepannya, kegiatan pembelajaran yang menggunakan kerja kelompok, permainan edukatif, dan refleksi diharapkan dapat terus dikembangkan agar siswa semakin terbiasa bekerja sama, menghargai perbedaan pendapat, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Copyright © 2026,