You are here
Mahasiswa Praktik Kependidikan UNY Hadirkan Pembelajaran IPAS Kreatif Berbasis Diorama Ekosistem untuk Mendukung SDGs Pendidikan dan Lingkungan
Primary tabs

Yogyakarta — Mahasiswa Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tahun 2026 melaksanakan kegiatan pembelajaran inovatif di sekolah dasar dengan mengintegrasikan nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan tujuan ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas III SD dengan materi Bab 3 “Hidup Bersama Alam”. Melalui pembelajaran ini, murid diajak memahami keterkaitan antara makhluk hidup dan lingkungan melalui pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan bermakna. Materi pembelajaran berfokus pada konsep individu, populasi, komunitas, dan ekosistem sebagai hubungan antara komponen biotik dan abiotik yang saling memengaruhi.
Dalam pelaksanaan pembelajaran selain menggunakan media digital, Lowenia Nur Fajrin menggunakan media pembelajaran berupa enam diorama ekosistem yang terdiri atas ekosistem sawah, hutan, danau, gurun, laut, dan padang rumput. Media tersebut dirancang untuk membantu murid memahami konsep ekosistem secara lebih konkret melalui kegiatan pengamatan langsung terhadap miniatur lingkungan. Kehadiran media diorama membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik karena siswa tidak hanya menerima penjelasan secara teoritis, tetapi juga mengamati, mengidentifikasi, serta menghubungkan berbagai komponen yang terdapat dalam suatu ekosistem. Penggunaan media tersebut mendukung prinsip pembelajaran bermakna dan menyenangkan karena siswa terlibat aktif dalam proses memahami materi.
Selain penggunaan media diorama, kegiatan pembelajaran juga dilengkapi dengan aktivitas kelompok melalui Lembar Kerja Murid (LKM). Pada kegiatan ini, murid bekerja sama menyusun bagian-bagian ekosistem yang masih tersusun secara acak menjadi sebuah ekosistem yang sesuai. Melalui kegiatan tersebut, siswa dilatih untuk berpikir kritis, berkolaborasi, mengembangkan kreativitas, serta menyampaikan hasil pemikirannya bersama kelompok. Proses pengerjaan LKPD secara berkelompok menjadi salah satu strategi pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif murid dalam membangun pemahaman konsep ekosistem.
Sebagai tahap refleksi dan penguatan pemahaman, pembelajaran ditutup dengan kegiatan permainan edukatif “Warung Ekosistem”. Dalam permainan ini, murid maju secara bergantian untuk menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang tersedia pada media permainan tersebut. Kegiatan ini menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengevaluasi pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari. Melalui inovasi pembelajaran berbasis media konkret, aktivitas kelompok, dan permainan edukatif, kegiatan Praktik Kependidikan UNY ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini serta mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Copyright © 2026,