Peningkatan Kualitas Numerasi melalui Pembelajaran Perkalian Bersusun Berbasis Puzzle Interaktif di SD N Condongcatur

Kegiatan Praktik Kependidikan (PK) berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) telah dilaksanakan pada hari Kamis, 10 September 2026, pukul 09.40 hingga 10.50 WIB di ruang kelas III A SD N Condongcatur. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Rahman Setyawan sebagai mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Sasaran kegiatan adalah seluruh peserta didik kelas III A. Kegiatan pembelajaran matematika ini secara spesifik mendukung pencapaian SDGs tujuan ke-4 yaitu “Pendidikan Berkualitas” terutama dalam peningkatan kemampuan numerasi dasar peserta didik.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membekali peserta didik dengan pemahaman konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang serta kemampuan melakukan operasi perkalian bilangan cacah sampai 100 menggunakan cara bersusun. Proses pembelajaran dimulai dengan penyampaian pertanyaan pemantik dan pemberian contoh konkret seperti menghitung jumlah kue dalam beberapa piring, untuk mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari bagi seluruh peserta didik. Materi yang disampaikan mencakup pengertian perkalian, simbol perkalian (×), teknik perkalian bersusun, dan contoh pengerjaan soal. Kegiatan pembelajaran menerapkan model Problem-Based Learning (PBL) dengan strategi Collaborative Problem Solving. Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi Rahman Setyawan mahasiswa praktikan yang menjadi fasilitator di kelas, guru pamong Ibu Sriyani Wulandari, S.Pd, guru wali kelas Ibu Asrining Rahayu, S. Pd., dan seluruh peserta didik kelas III A yang berperan aktif dalam diskusi dan pengerjaan tugas.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik terhadap konsep perkalian bersusun yang dibuktikan melalui keberhasilan mereka menyelesaikan LKPD “Puzzle Perkalian” dengan tepat. Dampak positif terlihat dari antusiasme peserta didik selama berlangsungnya kegiatan pembelajaran yang dimana mereka lebih termotivasi karena materi disajikan melalui media interaktif dan permainan puzzle. Manfaat kegiatan ini tidak hanya terbatas pada aspek kognitif, tetapi juga dapat mengembangkan dimensi Profil Lulusan seperti penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Kontribusi kegiatan ini terhadap SDGs 4 terletak pada upaya konkret dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dasar melalui inovasi pembelajaran matematika yang menyenangkan dan bermakna, sehingga dapat menjadi pondasi yang kuat bagi penguasaan literasi numerasi peserta didik di jenjang selanjutnya.

Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, diharapkan kegiatan pembelajaran di sekolah dasar terutama matematika dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi numerasi seluruh peserta didik. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengasah kompetensi dasar sebagai calon guru baik dari segi pedagogik, kepribadian, sosial, maupun profesional. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah pemberian program remedial bagi peserta didik yang masih memerlukan bimbingan tambahan dan pengayaan bagi peserta didik yang telah menguasai materi dengan cepat, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal dan merata.