You are here
Mahasiswa PGSD UNY Ajak Siswa SDN Nogotirto Kenali Kegiatan Ekonomi dan Ekonomi Kreatif Lewat Simulasi Jual Beli
Primary tabs

Yogyakarta, 10 September 2026 Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Nogotirto kembali dihadirkan dengan suasana yang aktif dan menyenangkan. Kali ini, seorang mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tengah menjalani Pengenalan Lapangan Persekolahan (PK) berkesempatan mempraktikkan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan materi kegiatan ekonomi di lingkungan sekitar. Pembelajaran ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi capaian akademik, tetapi juga untuk menanamkan pemahaman ekonomi yang aplikatif sejak usia sekolah dasar.
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan oleh Taufik Nurrohman, mahasiswa Prodi PGSD UNY, di kelas 5 B SD Negeri Nogotirto pada hari Kamis, 10 September 2026, pukul 10.25 hingga 11.30 WIB. Materi yang diangkat adalah kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif di lingkungan sekitar, dengan tujuan agar peserta didik mampu mengidentifikasi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi, serta memahami manfaat ekonomi kreatif. Pembelajaran menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL) dan dikemas melalui diskusi kelompok, pengamatan media konkret berupa produk kerajinan dari bahan daur ulang, hingga simulasi jual beli menggunakan uang mainan. Kegiatan ini berlangsung di ruang kelas 5 B dan dilaksanakan sebagai bagian dari program PK mahasiswa UNY di sekolah tersebut, dengan alasan utama agar siswa tidak hanya menghafal konsep, tetapi juga mengalami langsung proses ekonomi secara sederhana dan kontekstual sesuai lingkungan sekitar mereka.
Pembelajaran ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 5 B yang terbagi ke dalam beberapa kelompok kecil beranggotakan 5-6 siswa untuk berdiskusi, menyelesaikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), serta mempraktikkan simulasi transaksi jual beli. Selain melibatkan siswa secara aktif, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari wali kelas dan pihak sekolah yang turut mendampingi jalannya proses belajar, sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa praktikan, guru, dan lingkungan sekolah dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna bagi generasi muda.
Kegiatan pembelajaran ini memiliki keterkaitan erat dengan sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pertama, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), karena pembelajaran dirancang secara aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik untuk membangun pemahaman yang mendalam. Kedua, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), karena siswa diperkenalkan pada konsep produksi, distribusi, dan konsumsi sejak dini sebagai dasar literasi ekonomi masyarakat. Ketiga, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), yang tercermin dari penggunaan bahan daur ulang seperti kardus bekas dalam pembuatan produk ekonomi kreatif, sehingga menumbuhkan kesadaran akan pemanfaatan sumber daya secara bijak. Relevansi ketiga poin ini terlihat jelas dalam upaya membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap isu ekonomi dan lingkungan di sekitarnya.
Melalui kegiatan pembelajaran ini, diharapkan peserta didik kelas 5 B SD Negeri Nogotirto tidak hanya memahami konsep kegiatan ekonomi secara teoritis, tetapi juga tumbuh kesadaran untuk menghargai proses ekonomi dan produk kreatif lokal di lingkungan sekitar mereka. Praktik pembelajaran semacam ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan dasar dapat menjadi wadah strategis untuk menanamkan nilai-nilai keberlanjutan sejak dini, sejalan dengan semangat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
-Taufik Nurrohman
Copyright © 2026,