You are here
SERUNYA BELAJAR MATEMATIKA! PESERTA DIDIK KELAS IV B SD NEGERI KEPUTRAN 2 BELAJAR PERKALIAN MELALUI MODEL GAME BASED LEARNING DENGAN PERMAINAN JALAN
Primary tabs

Yogyakarta, 03 September 2026 - Mahasiswa Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Ridho Abdillah Fitri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar melaksanakan kegiatan pembelajaran Matematika dengan materi perkalian bilangan cacah sampai 100 di kelas IV SD Negeri Keputran 2. Kegiatan berlangsung selama 2 jam pembelajaran (2 x 35 Menit) dengan melibatkan peserta didik kelas IV B sebagai sasaran kegiatan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas, karena mendukung terciptanya proses pembelajaran yang aktif, inklusif, dan bermakna bagi seluruh peserta didik.
Kegiatan pembelajaran bertujuan untuk membantu peserta didik memahami konsep perkalian bilangan cacah sampai 100 serta melatih kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran Game Based Learning (GBL) melalui permainan JALAN (Jago Perkalian) yang disusun untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan interaktif. Proses pembelajaran diawali dengan apersepsi dan pertanyaan pemantik untuk menghubungkan materi perkalian dengan pengalaman peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, Guru menyampaikan konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang, berbagai cara mengerjakan soal perkalian, serta memberikan beberapa contoh soal untuk membantu peserta didik memahami materi. Peserta didik dibagi menjadi 5 kelompok untuk mengikuti permainan “JALAN”. Dalam permainan ini, setiap kelompok menghadapi berbagai tantangan soal perkalian yang harus diselesaikan secara bergantian dan bekerja sama dengan anggota kelompok. Setelah menyelesaikan permainan, setiap kelompok diberikan tantangan lanjutan berupa soal-soal perkalian. Hasil diskusi kemudian diakhiri dengan membahas dan mengoreksi bersama jawaban dan cara yang digunakan siswa dalam menyelesaikan tantangan.
Penggunaan model Game Based Learning (GBL) memberikan dampak positif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan mendorong peserta didik untuk terlibat secara aktif. Peserta didik tidak hanya belajar memahami konsep perkalian, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir, memecahkan masalah, berkomunikasi, dan bekerja sama. Kegiatan permainan dan tantangan yang dilaksanakan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar melalui pengalaman secara langsung, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi. Hal ini sejalan dengan upaya mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses belajar secara aktif dan bermakna.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penerapan model pembelajaran yang inovatif seperti Game Based Learning dapat terus dikembangkan dalam pembelajaran matematika maupun pelajaran lain yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penggunaan permainan “JALAN” diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan pembelajaran yang membantu peserta didik memahami materi sekaligus menyenangkan serta mendukung tercapainya pendidikan yang berkualitas dan bermakna bagi peserta didik.
Copyright © 2026,