Mengasah Kemampuan Pemecahan Masalah melalui Pembelajaran KPK Berbasis Soal Cerita di Kelas V A SD Negeri Tegalrejo 1 Yogyakarta

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan praktik mengajar di kelas V A SD Negeri Tegalrejo 1 Yogyakarta melalui pembelajaran Matematika dengan materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dalam bentuk soal cerita. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pengalaman mahasiswa dalam menerapkan pembelajaran yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam situasi nyata di sekolah dasar. Pembelajaran tersebut turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan murid.

            Kegiatan pembelajaran bertujuan membantu murid memahami konsep KPK sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan permasalahan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan memberikan permasalahan yang harus dipahami dan diselesaikan oleh murid secara bertahap. Untuk mempermudah proses penyelesaian, digunakan strategi “Baca, Temukan, Cari, dan Jawab” (BTCJ). Pada tahap Baca, murid membaca dan memahami keseluruhan soal. Selanjutnya, pada tahap Temukan, murid mengidentifikasi informasi yang diketahui dan hal yang ditanyakan. Tahap Cari dilakukan dengan mencari KPK dari bilangan yang terdapat dalam soal, sedangkan tahap Jawab dilakukan dengan menuliskan hasil penyelesaian sesuai dengan konteks permasalahan. Proses tersebut dilakukan melalui diskusi kelompok menggunakan LKPD, dengan mahasiswa berperan sebagai fasilitator dalam memberikan arahan dan pendampingan.

            Penerapan pembelajaran berbasis masalah dan strategi BTCJ memberikan pengalaman belajar yang lebih terarah bagi murid. Murid tidak hanya melakukan perhitungan untuk memperoleh hasil KPK, tetapi juga belajar memahami permasalahan, menentukan informasi yang diperlukan, memilih langkah penyelesaian, dan menghubungkan hasil perhitungan dengan situasi dalam soal. Kegiatan diskusi dan presentasi hasil juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, kerja sama, dan kemandirian. Kegiatan ini menjadi salah satu kontribusi mahasiswa dalam mendukung SDGs tujuan ke-4 melalui pembelajaran yang bermakna dan memberikan ruang bagi murid untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.

            Melalui kegiatan ini, diharapkan strategi “Baca, Temukan, Cari, dan Jawab” (BTCJ) dapat membantu murid menjadi lebih sistematis dan percaya diri dalam menghadapi soal cerita Matematika, khususnya materi KPK. Pembelajaran serupa juga diharapkan dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan permasalahan yang dekat dengan kehidupan murid serta menggunakan model dan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman untuk terus meningkatkan kemampuan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan berpusat pada murid sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas di sekolah dasar.