You are here
Meningkatkan Kemampuan Numerasi Peserta Didik melalui Puzzle Perkalian di SD Negeri Petinggen
Primary tabs

Laras Embun Artista_23010630054
Yogyakarta, 2 September – Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Laras Embun Artista dari Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar melaksanakan kegiatan pembelajaran Matematika di SD Negeri Petinggen, Yogyakarta, dengan materi perkalian bilangan cacah sampai 100. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari praktik mengajar mahasiswa PK dengan sasaran peserta didik kelas III. Pembelajaran dirancang menggunakan LKPD Puzzle Perkalian yang memadukan benda atau gambar, penjumlahan berulang, simbol perkalian, serta aktivitas menggunting dan menempel. Kegiatan ini relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui upaya meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik serta menciptakan pengalaman belajar yang aktif, bermakna, dan menyenangkan. Pembelajaran dilaksanakan menggunakan model Discovery Learning dengan tahapan stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, dan generalization. Kegiatan diawali dengan pemberian gambar kelompok benda untuk merangsang peserta didik menghitung jumlah benda dengan cara yang mereka ketahui. Mahasiswa kemudian mengajak peserta didik menemukan cara yang lebih cepat untuk menghitung banyak benda melalui konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang. Setelah memahami konsep tersebut, peserta didik mengerjakan LKPD Puzzle Perkalian secara mandiri. Peserta didik menghitung hasil operasi perkalian, mencocokkan hasil dengan potongan puzzle, kemudian menggunting dan menempelkan potongan tersebut hingga membentuk gambar yang utuh. Dalam prosesnya, mahasiswa memberikan pendampingan dan pertanyaan pemantik untuk membantu peserta didik memahami hubungan antara jumlah kelompok, banyak benda dalam setiap kelompok, dan bentuk perkaliannya.
Kegiatan pembelajaran memberikan pengalaman yang lebih konkret kepada peserta didik dalam memahami konsep perkalian. Peserta didik tidak hanya berlatih menentukan hasil perkalian, tetapi juga belajar menghubungkan perkalian dengan penjumlahan berulang melalui gambar dan aktivitas puzzle. Kegiatan ini turut melatih ketelitian, kemandirian, kemampuan mengikuti instruksi, serta keterampilan menyelesaikan masalah sederhana. Peserta didik juga memperoleh kesempatan untuk memeriksa kembali jawaban dan menjelaskan salah satu perkalian yang telah dikerjakan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman dalam merancang pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan peserta didik serta menggunakan aktivitas yang dapat meningkatkan keterlibatan selama pembelajaran. Hal tersebut mendukung SDG 4 melalui penguatan kualitas proses pembelajaran dan kemampuan numerasi peserta didik. Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, mahasiswa UNY turut berkontribusi dalam mendukung pembelajaran yang berkualitas di SD Negeri Petinggen. Penggunaan media dan aktivitas pembelajaran yang bervariasi diharapkan dapat terus dikembangkan untuk membantu peserta didik memahami konsep Matematika dengan cara yang lebih mudah, aktif, dan menyenangkan. Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sebagai calon pendidik yang mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Copyright © 2026,