You are here
Mendukung SDG 4 melalui Media Numerasi Kreatif: Pemanfaatan Stik Es Krim Bergambar dalam Pembelajaran Pengurangan
Primary tabs

Yogyakarta, 09 September 2026 — Mahasiswa Praktik Kependidikan, Diah Ayu Sartika, memilih memanfaatkan stik es krim bergambar sebagai media pembelajaran numerasi di SD Negeri Ngupasan pada Rabu (9/9). Media sederhana ini dipakai untuk membantu peserta didik memahami materi pengurangan secara lebih konkret dan menyenangkan.
Dalam kegiatan tersebut, stik es krim yang biasanya hanya benda sepele disulap menjadi alat bantu belajar. Setiap batang stik ditempeli gambar es krim berwarna-warni agar tampilannya lebih akrab dengan dunia anak-anak, sekaligus memudahkan mereka memvisualisasikan proses berhitung.
Peserta didik diajak menyelesaikan soal pengurangan dengan menghitung langsung menggunakan stik bergambar. Contohnya, untuk soal 10 − 3, siswa lebih dulu menghitung 10 stik, lalu menyisihkan 3 di antaranya. Sisa stik yang ada, yakni 7, menjadi jawaban dari soal tersebut. Dengan cara ini, siswa tidak lagi hanya berpatokan pada angka dan simbol abstrak. Mereka bisa memegang, menghitung, mengambil, dan mengamati sendiri proses berkurangnya jumlah benda, sehingga konsep pengurangan terasa lebih mudah dipahami.
Tampilan stik yang berwarna dan bergambar turut menambah daya tarik tersendiri bagi peserta didik. Salah satu siswa, Sherly, mengaku senang dengan media belajar tersebut. "Gambarnya lucu sekali dan mudah digunakan untuk menghitung pengurangan," ujar Sherly.
Menurut Diah Ayu, penggunaan stik es krim membuktikan bahwa pembelajaran berkualitas tidak selalu memerlukan teknologi canggih atau fasilitas mahal. Bahan yang mudah didapat ini bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan, dan dengan sedikit kreativitas mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam belajar. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan terhadap Sustainable Development Goal (SDG) 4 tentang Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya pendidikan inklusif serta kesempatan belajar yang merata bagi semua anak. Di jenjang sekolah dasar, hal itu dapat diwujudkan lewat media pembelajaran yang sesuai karakteristik siswa, mudah digunakan, dan efektif membantu pemahaman materi.
Selain untuk materi pengurangan, media stik es krim bergambar ini juga berpotensi dikembangkan untuk kegiatan numerasi lain, seperti penjumlahan, perbandingan bilangan, pengenalan bilangan, hingga latihan berhitung dasar. Melalui kegiatan ini, Diah Ayu Sartika menunjukkan bahwa gagasan pembelajaran kreatif bisa lahir dari benda-benda sederhana di sekitar. Modifikasi stik es krim dengan gambar terbukti mampu menjadi media belajar yang menarik sekaligus efektif membantu siswa memahami konsep pengurangan, sebagai salah satu langkah kecil mendukung pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan berkualitas sesuai semangat SDG 4.
Copyright © 2026,