BELAJAR SAMBIL BERMAIN: MENGENAL HAK DAN MELAKSANAKAN KEWAJIBAN MELALUI PAPAN EDUKATIF DAN PERMAINAN ULAR TANGGA DI SD NEGERI NGUPASAN

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Pancasila pada Selasa, 8 September 2026, pukul 07.10–08.55 dengan alokasi waktu 3 JP (3 × 35 menit) di SD Negeri Ngupasan, Jl. Reksobayan No. 6, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122. Kegiatan ditujukan kepada peserta didik kelas IV yang berjumlah 26 siswa dengan materi “Mendapatkan Hak dan Melaksanakan Kewajiban”. Kegiatan pembelajaran ini berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pemberian pengalaman belajar yang aktif, bermakna, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Kegiatan bertujuan agar peserta didik mampu memahami pengertian hak dan kewajiban serta mengidentifikasi contoh penerapannya di rumah, sekolah, dan masyarakat. Pembelajaran menggunakan pendekatan Deep Learning dengan model Problem Based Learning dan Game Based Learning, serta metode permainan edukatif dan diskusi kelompok. Kegiatan diawali dengan pertanyaan pemantik mengenai pengalaman peserta didik dalam mendapatkan hak dan melaksanakan kewajiban. Materi kemudian diperkenalkan melalui Papan Hak dan Kewajiban yang berisi pengertian serta contoh hak dan kewajiban di rumah, sekolah, dan masyarakat. Setelah memahami materi, peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengikuti permainan ular tangga edukatif. Permainan dilakukan secara berkelompok dengan sistem cepat-cepatan. Pada setiap situasi yang diperoleh, peserta didik harus menentukan apakah contoh tersebut menunjukkan pelaksanaan atau pelanggaran hak dan kewajiban, kemudian menjelaskan alasannya sebelum melanjutkan permainan. Peserta didik juga melakukan diskusi untuk menentukan jawaban bersama anggota kelompok.

Pelaksanaan kegiatan membuat peserta didik terlihat antusias dan aktif mengikuti pembelajaran. Permainan ular tangga membantu peserta didik menghubungkan materi dengan situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat membedakan perilaku yang menunjukkan pelaksanaan kewajiban dan pemenuhan hak serta mengenali contoh perilaku yang melanggar hak dan kewajiban. Selain meningkatkan pemahaman materi Pendidikan Pancasila, kegiatan ini melatih kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis, bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab dalam kelompok. Pembelajaran yang aktif dan interaktif tersebut turut mendukung SDGs tujuan ke-4 dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Kegiatan pembelajaran diharapkan dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik dalam memahami pentingnya mendapatkan hak dan melaksanakan kewajiban secara seimbang. Pemahaman tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan selama pembelajaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat. Penggunaan permainan edukatif seperti ular tangga dapat menjadi salah satu alternatif untuk menciptakan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang menyenangkan sekaligus membantu peserta didik menerapkan nilai-nilai tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.