Belajar Sambil Bermain, Mahasiswa PK UNY Hadirkan Pembelajaran Homonim melalui Model TGT, Games Puzzle, dan Petualangan Ular Tangga di Kelas IV B SD Negeri Tegalrejo 2

Yogyakarta, 11 September 2026 Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV B SD Negeri Tegalrejo 2, Yogyakarta, pada Jumat, 11 September 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 28 peserta didik dan berlangsung selama 3 JP, pukul 09.40–11.25 WIB, ini bertujuan membantu peserta didik memahami materi kata bermakna ganda atau homonim melalui pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan kolaboratif. Kegiatan tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui penerapan pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif dan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.

Kegiatan mengangkat tema “Belajar Sambil Bermain” dengan menerapkan model Teams Games Tournament (TGT). Model tersebut dipilih untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar melalui kerja sama dan permainan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa PK UNY berperan sebagai fasilitator yang menyampaikan dan mengarahkan pembelajaran mengenai homonim. Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok dan mengikuti rangkaian kegiatan berupa Puzzle Homonim dan Petualangan Ular Tangga Homonim. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya mempelajari materi, tetapi juga terlibat secara langsung dalam proses diskusi dan permainan bersama anggota kelompok.

Materi yang diberikan berfokus pada pemahaman kata homonim, yaitu kata yang memiliki bentuk atau pelafalan yang sama tetapi memiliki makna yang berbeda sesuai dengan konteks penggunaannya. Pada kegiatan Puzzle Homonim, peserta didik bekerja sama mencocokkan kata dengan maknanya melalui potongan puzzle yang telah disiapkan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan turnamen menggunakan Petualangan Ular Tangga Homonim. Peserta didik secara bergantian menjalankan pion, menjawab pertanyaan, dan menyelesaikan tantangan yang berkaitan dengan materi. Menurut mahasiswa PK UNY selaku fasilitator, penggunaan permainan diharapkan dapat membuat peserta didik lebih aktif dan tidak mudah merasa bosan. “Melalui Puzzle Homonim dan Petualangan Ular Tangga Homonim, kami ingin peserta didik tidak hanya memahami materi, tetapi juga berani berdiskusi, bekerja sama, dan berpartisipasi dalam kelompok. Dengan begitu, pembelajaran Bahasa Indonesia dapat berlangsung lebih menyenangkan dan bermakna,” ujarnya. Keterlibatan 28 peserta didik dalam kegiatan kelompok dan turnamen menunjukkan bahwa pembelajaran memberikan ruang bagi peserta didik untuk berpartisipasi, berkomunikasi, bekerja sama, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya. Hal tersebut sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif, partisipatif, dan mendukung pengembangan kompetensi peserta didik.

Melalui kegiatan Praktik Kependidikan, UNY terus berkomitmen memberikan kontribusi dalam mendukung terciptanya pembelajaran yang berkualitas di sekolah. Penerapan model TGT yang dipadukan dengan permainan Puzzle Homonim dan Petualangan Ular Tangga Homonim diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia yang kreatif, aktif, dan menyenangkan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta mendukung pencapaian SDGs, khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Penulis: Annisa Dwi Utami