You are here
Pemberdayaan Kelompok Pemandu dan Wanita Tani melalui Paket Wisata Terintegrasi di Desa Bejiharjo
Primary tabs

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Mbangun Desa. Tim PkM yang diketuai oleh Dr. Sandy Abdi Kusumah, M.Pd. bersama anggota Dr. Adin Ariyanti Dewi, M.Pd., Dr. Sulthon Abdul Aziz, M.S.I., dan Putri Rachmawati, S.Pd., M.Sn. melaksanakan program "Pemberdayaan Kelompok Pemandu dan Wanita Tani melalui Paket Wisata Terintegrasi di Desa Bejiharjo".
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Bejiharjo dalam mengembangkan potensi wisata secara terpadu dengan melibatkan kelompok pemandu wisata dan kelompok wanita tani sebagai pelaku utama. Melalui integrasi layanan wisata, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam dan aktivitas wisata, tetapi juga memperoleh pengalaman edukatif mengenai budaya lokal, hasil pertanian, serta produk olahan khas desa.
Berbagai kegiatan dilakukan dalam program ini, antara lain penyusunan paket wisata terintegrasi, pendampingan pengelolaan destinasi, peningkatan kompetensi pemandu wisata, penguatan kapasitas kelompok wanita tani dalam penyajian produk lokal, serta pengembangan strategi promosi wisata yang lebih menarik dan berdaya saing. Sinergi antarkelompok masyarakat tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang dapat dirasakan secara merata oleh warga desa.
Program PkM ini secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 1: Tanpa Kemiskinan (No Poverty). Pengembangan paket wisata terintegrasi membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat melalui diversifikasi usaha berbasis potensi lokal. Keterlibatan kelompok wanita tani dalam penyediaan produk kuliner dan hasil olahan, serta peran aktif kelompok pemandu dalam memberikan layanan wisata yang profesional, menjadi strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
Selain mendukung SDG 1, program ini juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi desa melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Pendekatan pemberdayaan yang diterapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga memperkuat kelembagaan lokal sehingga masyarakat memiliki kemampuan untuk mengelola potensi wisata secara mandiri dan berkesinambungan.
Ketua tim PkM, Dr. Sandy Abdi Kusumah, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan desa wisata tidak hanya diukur dari meningkatnya jumlah wisatawan, tetapi juga dari sejauh mana manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas. Oleh karena itu, pengembangan paket wisata terintegrasi menjadi salah satu strategi untuk menciptakan lapangan usaha baru, meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat Desa Bejiharjo.
Melalui program Mbangun Desa ini, UNY terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat. Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan wisata desa, tetapi juga menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan sesuai agenda SDGs.
Copyright © 2026,