You are here
Tim Pengabdian Prof. Dr. Sekar Purbarini Kawuryan, M.Pd. Gelar Refleksi Bersama Guru SD se-Kabupaten Kulon Progo
Primary tabs

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Penugasan Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang diketuai oleh Prof. Dr. Sekar Purbarini Kawuryan, M.Pd. dan beranggotakan Dr. Supartinah, M.Hum., Dr. Raudya Setya Wismoko Putri, M.Pd. melaksanakan kegiatan refleksi bersama guru-guru sekolah dasar se-Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian program pengabdian yang berfokus pada penguatan implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) di sekolah dasar.
Kegiatan refleksi dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari proses pelatihan, pendampingan, dan observasi praktik pembelajaran yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim pengabdian. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim juga telah melaksanakan observasi praktik pembelajaran secara langsung di SD Negeri 2 Sentolo dan SD Negeri Degung, Kabupaten Kulon Progo. Observasi tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai proses pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, strategi pembelajaran, interaksi guru dan peserta didik, pemanfaatan media, hingga asesmen.
Pada sesi refleksi, para guru diberikan kesempatan untuk menceritakan pengalaman mereka dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Guru tidak hanya menyampaikan apa yang telah dilakukan, tetapi juga diajak untuk mengidentifikasi keberhasilan, tantangan, serta bagian-bagian pembelajaran yang masih perlu dikembangkan.
Prof. Dr. Sekar Purbarini Kawuryan, M.Pd. menyampaikan bahwa refleksi merupakan bagian penting dalam pengembangan profesional guru. Melalui refleksi, guru dapat melihat kembali proses pembelajaran secara lebih kritis dan menemukan berbagai kemungkinan untuk melakukan perbaikan.
Dalam kegiatan tersebut, guru juga diajak mengaitkan pengalaman mengajar dengan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam, terutama pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Guru mendiskusikan sejauh mana prinsip tersebut telah muncul dalam proses pembelajaran yang mereka lakukan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para guru secara bergantian menyampaikan pengalaman, hasil pengamatan, serta berbagai praktik baik yang telah diterapkan di sekolah masing-masing. Diskusi antarguru menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan menemukan inspirasi dari praktik pembelajaran yang dilakukan oleh rekan sejawat.
Tim pengabdian juga memberikan penguatan berdasarkan hasil observasi dan diskusi. Berbagai praktik baik yang ditemukan selama pendampingan menjadi bahan untuk dikembangkan lebih lanjut, sementara berbagai tantangan yang dihadapi guru menjadi dasar untuk merumuskan alternatif solusi yang sesuai dengan konteks sekolah.
Kegiatan refleksi ini sekaligus memperkuat pendekatan kolaboratif antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Sebelumnya, program pengabdian yang dipimpin Prof. Sekar telah dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan implementasi pembelajaran mendalam serta asesmen bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut melibatkan kepala sekolah dan guru serta mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo.
Melalui kegiatan refleksi bersama ini, diharapkan guru-guru SD se-Kabupaten Kulon Progo semakin mampu melakukan evaluasi terhadap praktik pembelajarannya secara berkelanjutan. Refleksi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi bagian dari budaya profesional guru untuk terus belajar, berkolaborasi, dan melakukan perbaikan pembelajaran.
Dengan demikian, rangkaian kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pembelajaran sekolah dasar yang lebih berkesadaran, bermakna, menggembirakan, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
Copyright © 2026,