Kreasi Pot dari Botol Bekas sebagai Media Tanam: Mahasiswa PLK UNY Kembara Mengabdi Bersama Santri Yayasan Sabilussalam Wujudkan Taman Pangan Mini

Penulis : Nur Laily Syarifah (MAHASISWA PGSD FIP UNY PLK-UNY MENGABDI 2025/2)

Botol bekas yang sering dianggap sebagai limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi media tanam yang kreatif dan bernilai guna. Melalui kegiatan kreasi pot dari botol bekas sebagai media tanam, mahasiswa PGSD UNY yang tergabung dalam Tim Kembara Mengabdi mengajak santri Yayasan Sabilussalam Baturetno untuk mengolah botol bekas menjadi pot tanaman yang menarik dan bermanfaat. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program PLK UNY Mengabdi ini dilaksanakan pada Minggu, 26 April 2026, pukul 09.00–12.00 WIB dan diikuti oleh 20 santri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas santri melalui pemanfaatan botol bekas sebagai media tanam sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta mengenalkan konsep ketahanan pangan sejak dini. Melalui kegiatan ini, santri diajak memahami bahwa barang bekas yang masih layak digunakan dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna dan nilai estetika. Sebelum kegiatan praktik dimulai, para santri memperoleh materi mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan kembali barang bekas. Selain itu, mereka juga dikenalkan pada manfaat penggunaan media tanam dari bahan daur ulang serta konsep taman pangan mini yang akan diwujudkan melalui hasil karya mereka. Penyampaian materi ini bertujuan memberikan pemahaman awal mengenai manfaat dan tujuan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Untuk memudahkan proses pembelajaran dan pendampingan, para santri dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil yang masing-masing didampingi oleh satu mahasiswa. Meskipun dibagi dalam kelompok, setiap santri tetap membuat pot tanamannya secara mandiri sesuai kreativitas masing-masing. Botol bekas yang telah disiapkan kemudian dibentuk menjadi berbagai model pot tanaman dan dihias menggunakan cat akrilik dengan warna, motif, serta desain yang beragam. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi santri untuk menuangkan ide dan imajinasi mereka sekaligus melatih keterampilan motorik dan kreativitas. Pot hasil karya santri kemudian dimanfaatkan sebagai media tanam dalam kegiatan taman pangan mini. Melalui tahap ini, santri menanam bibit tanaman pangan yang telah disediakan sekaligus belajar cara menanam dan merawat tanaman dengan baik.

Pot-pot yang telah ditanami kemudian disusun menjadi sebuah taman pangan mini yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai edukatif. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman belajar langsung yang mengintegrasikan kreativitas, kepedulian lingkungan, dan pengenalan ketahanan pangan dalam satu rangkaian aktivitas. Antusiasme santri terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, berdiskusi dengan pendamping, serta saling berbagi ide saat membentuk dan menghias pot maupun ketika menanam bibit tanaman. Beragam pot dengan bentuk dan warna yang unik berhasil dihasilkan, mencerminkan kreativitas masing-masing santri. Suasana belajar yang menyenangkan membuat santri semakin bersemangat mengikuti setiap tahapan kegiatan hingga selesai. Nur Laily Syarifah dan Izzuddin Kheva Ichsan selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang kreatif, edukatif, dan aplikatif bagi para santri. Melalui kegiatan kreasi pot dari botol bekas sebagai media tanam, santri tidak hanya belajar memanfaatkan barang bekas dan mengenal cara bercocok tanam sederhana, tetapi juga dilatih untuk bekerja sama, bertanggung jawab, serta lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Kehadiran mahasiswa PLK UNY Kembara Mengabdi melalui program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menginspirasi santri untuk terus berkreasi dan menerapkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.