You are here
KOLABORASI FIP UNY DAN YAYASAN TUNAS LESTARI SEJAHTERA: MAHASISWA JALANI MAGANG DI SEKOLAH KEBUN SAWIT KALIMANTAN BARAT
Primary tabs

Penulis : Miftasya Fisabilla Fatha (MAHASISWA PGSD FIP UNY PLK-UNY MENGAJAR)
KAPUAS HULU – Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (FIP UNY) secara resmi menerjunkan delegasi mahasiswanya untuk berkontribusi langsung dalam dunia pendidikan di kawasan perkebunan kelapa sawit. Melalui program strategis berjudul "UNY Mengajar – Pembelajaran Luar Kampus (PLK) 2026", sebanyak 12 mahasiswa pilihan melaksanakan kegiatan magang pengabdian masyarakat di sekolah-sekolah kebun yang dikelola oleh Yayasan Tunas Lestari Sejahtera di bawah naungan PT Karyamas Plantation, Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan magang pengabdian ini berlangsung selama hampir lima bulan, terhitung mulai dari tanggal 19 Januari hingga 5 Juni 2026. Seluruh mahasiswa peserta disebar ke dalam tiga wilayah Kebun Induk, yaitu Kebun Seriang, Kebun Khatulistiwa, dan Kebun Sungai Tawang. Salah satu lokasi utama pelaksanaan program ini adalah di Sekolah Dasar Swasta (SDS) Tunas Sejahtera Sungai Tawang yang terletak di Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu. Program kolaboratif ini diinisiasi sebagai wujud perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menjawab tantangan pemenuhan mutu serta pemerataan pelayanan pendidikan dasar di wilayah terpencil. Karakteristik geografis dan sosial yang unik di wilayah perkebunan kelapa sawit menuntut hadirnya sinergi nyata antara institusi pendidikan tinggi dengan pihak swasta dan yayasan pengelola sekolah. Selama pelaksanaan magang, mahasiswa aktif mendampingi proses belajar-mengajar dengan menyalurkan berbagai inovasi pembelajaran.
Mahasiswa merancang media pembelajaran fisik yang kreatif serta menerapkan metode belajar berbasis permainan edukatif untuk mendongkrak literasi dan numerasi siswa. Tidak hanya mengajar di kelas, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan nonformal sekolah seperti ekstrakurikuler kriya tangan, voli, olah vocal, basket, pembinaan Pramuka Siaga dan Penggalang, les membaca pagi bagi siswa yang belum lancar, hingga memimpin program unggulan bertajuk "Sabtu Edukatif". Meskipun menghadapi beberapa tantangan di lapangan seperti tingginya heterogenitas pada kemampuan akademik siswa, keterbatasan referensi sumber belajar, hingga proses adaptasi dengan budaya masyarakat perkebunan para mahasiswa berhasil mengatasinya melalui penerapan strategi diferensiasi pembelajaran, pemanfaatan fasilitas digital sekolah (proyektor dan internet), serta pendekatan komunikasi yang inklusif bersama warga lokal. Program UNY Mengajar mendapatkan dukungan positif dari pihak yayasan, sekolah, siswa, bahkan para wali murid siswa karena memberikan wajah serta wawasan baru dari pengalaman belajar di luar pulau Kalimantan. Program ini memberikan dampak positif yang signifikan. Bagi pihak sekolah dan yayasan, kehadiran para mahasiswa memberikan bantuan tenaga kependidikan yang kompeten serta membawa pembaruan metode pengajaran terkini. Sementara bagi universitas dan mahasiswa, program ini sukses mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) kampus sekaligus membentuk kompetensi pedagogis, kemandirian, dan ketangguhan profesional calon pendidik masa depan di wilayah pelosok Indonesia.
Copyright © 2026,