You are here
Mahasiswa PGSD UNY Kenalkan Kepedulian Lingkungan melalui Permainan Edukatif di Bantaran Sungai Gajah Wong
Primary tabs

Penulis : Indi Rida Anjani (MAHASISWA PGSD FIP UNY PLK-UNY MENGABDI 2025/2)
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta, Indi Rida Anjani (21), melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan melalui inovasi media pembelajaran bertajuk "Cepat Tepat Cinta Lingkungan" pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Padas Temanten RT 21/RW 05, Kelurahan Prenggan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja PLK Adhikara Prenggan, khususnya program "Bimbel SD Ceria" yang diselenggarakan setiap Sabtu dan Minggu. Program tersebut diikuti oleh anak-anak usia pra-SD hingga SD yang tinggal di sekitar RT 21 dan RT 57 Kampung Prenggan. Pemilihan tema peduli lingkungan didasarkan pada kondisi wilayah yang berada di kawasan bantaran Sungai Gajah Wong. Sebagai lingkungan yang berdekatan dengan aliran sungai, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah pencemaran sungai. Oleh karena itu, penanaman karakter peduli lingkungan sejak usia dini menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak bermain menggunakan media pembelajaran "Cepat Tepat Cinta Lingkungan". Peserta dibagi menjadi dua kelompok, kemudian setiap anak mengambil satu kartu bergambar aktivitas sehari-hari. Selanjutnya, mereka diminta menentukan apakah aktivitas tersebut termasuk perilaku peduli lingkungan atau tidak dengan memasukkan kartu ke dalam wadah berwarna hijau atau merah. Wadah hijau digunakan untuk aktivitas yang mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan, sedangkan wadah merah digunakan untuk aktivitas yang tidak menunjukkan perilaku peduli lingkungan.
Melalui permainan tersebut, anak-anak belajar mengenali berbagai tindakan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghemat penggunaan sumber daya. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti secara aktif oleh seluruh peserta. Media pembelajaran ini dikembangkan dengan mengadaptasi pendekatan Game Based Learning (GBL). Pendekatan ini memanfaatkan unsur permainan untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar peserta didik. Penelitian Okra (2023) menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis permainan mampu meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa sekolah dasar dalam proses pembelajaran. Selain itu, penelitian Leviannur (2026) menunjukkan bahwa media permainan berbasis gamifikasi efektif dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada anak sekolah dasar. Melalui kegiatan "Cepat Tepat Cinta Lingkungan", mahasiswa berharap anak-anak di Kampung Prenggan, khususnya RT 57 dan RT 21 dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan sejak dini dan menerapkan perilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan bantaran Sungai Gajah Wong, dapat terus tumbuh dan berkembang di kalangan generasi muda.
Copyright © 2026,