You are here
DARI SAMPAH JADI KARYA: MAHASISWA PGSD UNY AJAK ANAK PANTI ASUHAN SULAP LIMBAH PLASTIK JADI GANTUNGAN KUNCI
Primary tabs

Penluis : Elisabeth Selvia Dewi Nugraheni (MAHASISWA PGSD FIP UNY PLK UNY MENGABDI 2025/2)
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Elisabeth Selvia Dewi Nugraheni, berhasil menggelar program kerja individu bertajuk Ekoliterasi Kreatif dalam rangka PLK UNY Mengabdi 2025/2. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 15 Mei 2026 bertempat di Panti Asuhan Al-Muthi'in, Komplek Masjid Al-Muthi'in, Jalan Cendrawasih, Maguwo RT 14, Karang Bendo, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 15 anak Panti Asuhan Al-Muthi'in dan didampingi oleh mahasiswa peserta PLK UNY Mengabdi lintas program studi antara lain Manajemen, Kimia, dan Teknik Mekatronika. Program ini hadir sebagai jawaban atas keprihatinan terhadap minimnya kesadaran lingkungan di kalangan anak-anak, sekaligus sebagai bukti nyata bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata bisa disulap menjadi karya kreatif yang bisa bernilai ekonomis.
Rangkaian acara dikemas secara menarik dan interaktif, mulai dari penyampaian materi tentang ekoliterasi, jenis-jenis sampah, cara pengelolaan sampah, dampak sampah, diskusi tanya jawab, penjelasan alat dan bahan pembuatan gantungan kunci, serta langkah-langkah pembuatan karya, hingga game seru pemilahan sampah yang membuat suasana makin hidup dan penuh tawa. Puncak kegiatan adalah praktik langsung pembuatan gantungan kunci dari sampah plastik menggunakan resin, dimana setiap anak berhasil menciptakan karya uniknya .
Kegiatan berlangsung dengan meriah dan mendapat respons yang sangat positif dari seluruh peserta. Anak-anak terlihat antusias dan aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Melalui program kerja ini, anak-anak Panti Asuhan Al-Muthi'in tidak hanya bertambah wawasannya tentang lingkungan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan mau bertindak nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar mereka. Selain itu, keterampilan membuat kerajinan dari limbah yang mereka dapatkan hari itu diharapkan dapat menjadi bekal kewirausahaan yang sesungguhnya di masa depan, karena produk yang mereka hasilkan memiliki nilai jual yang nyata. Program Ekoliterasi Kreatif ini menjadi bukti bahwa sampah yang selama ini diabaikan ternyata bisa menjadi sesuatu yang luar biasa di tangan orang yang tepat.
Copyright © 2026,