KREATIVITAS ANAK MELALUI DAUR ULANG SAMPAH BOTOL PLASTIK MENJADI KERAJINAN BERNILAI GUNA

Penulis : Alifatul Barirah (MAHASISWA PGSD FIP UNY PLK-UNY MENGABDI 2025/2)

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam program PLK UNY Mengabdi 2026 menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Kreativitas Anak melalui Daur Ulang Sampah Botol Plastik Menjadi Kerajinan Bernilai Guna” di Aula Masjid Al-Muttaqin, Dusun Carikan, Tamanmartani, Kalasan, Sleman. Kegiatan ini diprakarsai oleh Alifatul Barirah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), sebagai program kerja individu dalam rangka memberikan edukasi lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas anak-anak. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti oleh sekitar 25 anak usia taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Program ini mendapat dukungan dari sembilan mahasiswa PLK UNY Mengabdi yang berasal dari berbagai program studi, yaitu Manajemen, Arsitektur, dan PGSD. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya sampah plastik terhadap lingkungan serta pentingnya daur ulang sebagai salah satu solusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan media presentasi sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Sebagai bentuk motivasi, peserta juga diperlihatkan contoh kerajinan yang akan dibuat selama kegiatan berlangsung.  

Setelah sesi penyampaian materi, peserta dibagi ke dalam empat kelompok kecil yang masing-masing didampingi oleh mahasiswa. Pembagian kelompok dilakukan untuk memudahkan pendampingan selama praktik pembuatan kerajinan. Pada sesi praktik pertama, anak-anak diajak membuat tempat pensil dari botol plastik bekas dan stik es krim. Dengan penuh semangat, peserta menghias hasil karya mereka menggunakan pita, stiker, dan berbagai aksesoris lainnya. Mahasiswa pendamping turut membantu peserta, terutama dalam penggunaan lem tembak agar kegiatan tetap aman dan lancar. Setelah beristirahat sejenak dan menikmati makanan ringan yang telah disediakan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan gantungan kunci berbentuk ubur-ubur dari tutup botol plastik bekas dan kawat bulu berwarna. Pada sesi ini, kreativitas peserta semakin terlihat melalui beragam kombinasi warna dan desain yang mereka ciptakan.   Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta dokumentasi hasil karya peserta. Seluruh anak membawa pulang tempat pensil dan gantungan kunci yang telah mereka buat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas mereka selama kegiatan berlangsung.  Program ini mendapat respons yang sangat positif dari para peserta. Anak-anak tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, aktif bertanya, berdiskusi, serta menunjukkan hasil karya mereka kepada teman-teman dan pendamping. Selain meningkatkan kreativitas dan keterampilan, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi sampah plastik melalui kegiatan daur ulang sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program ini, mahasiswa UNY Mengabdi berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini sekaligus mendorong anak-anak untuk memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai guna.