Mahasiswa PGSD UNY Hadirkan Program Edukatif dan Kreatif bagi Anak Disabilitas melalui PLK UNY Mengabdi di Panti 3 Yayasan Sayap Ibu

Penulis: Muhamad Taufik Hidayat (MAHASISWA PGSD FIP UNY PLK UNY MENGABDI 2025/2)

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri  Yogyakarta (UNY), Muhamad Taufik Hidayat , melaksanakan kegiatan PLK UNY Mengabdi  di Yayasan Sayap Ibu Panti 3 melalui berbagai program edukatif dan kreatif bagi anak-anak  penyandang disabilitas. Kegiatan ini berlangsung selama masa pengabdian selama tiga bulan  dengan tujuan membantu mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, sosial, dan  emosional anak melalui kegiatan belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan  kebutuhan mereka.  Dalam pelaksanaannya, siswa menghadirkan beberapa program kerja utama, yaitu  Edukasi Hidup Sehat, Kelas Literasi Pentingnya Membaca Buku, Dunia Origami, dan  Mewarnai Pola Mandala. Program-program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman  belajar yang dapat membantu anak-anak penyandang disabilitas meningkatkan kemandirian,  kreativitas, fokus, serta rasa percaya diri dalam beraktivitas sehari-hari.  Pada kegiatan Edukasi Hidup Sehat, anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga  kebersihan diri dan menerapkan pola hidup sehat secara sederhana melalui praktik langsung  dan pendampingan yang komunikatif. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan  hidup sehat sekaligus melatih kemandirian anak dalam merawat diri.  Sementara itu, dalam Kelas Literasi Pentingnya Membaca Buku, anak-anak dikenalkan  pada manfaat membaca sejak dini melalui kegiatan membaca bersama, bercerita, dan interaksi  ringan yang disesuaikan dengan kemampuan anak. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan  minat membaca, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membantu stimulasi  perkembangan bahasa dan daya pikir anak-anak penyandang disabilitas.
 
Selain kegiatan literasi, program Dunia Origami juga menjadi salah satu kegiatan yang  menarik perhatian anak-anak. Melalui kegiatan melipat kertas menjadi berbagai bentuk, anak-anak dilatih untuk meningkatkan koordinasi motorik halus, konsentrasi, dan kreativitas. Tidak  hanya itu, kegiatan Mewarnai Pola Mandala juga dilaksanakan sebagai sarana melatih fokus,  kesabaran, serta membantu anak mengekspresikan emosi dan kreativitas melalui warna dan  seni.  Taufik menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam memahami pentingnya pendidikan dan pendampingan yang inklusif bagi anak-anak penyandang disabilitas. Melalui program PLK UNY Mengabdi ini, diharapkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat positif, pengalaman belajar yang  bermakna, serta menciptakan suasana  yang menyenangkan bagi anak-anak di Yayasan Sayap Ibu Panti 3