Visiting Professor: Penguatan Perspektif Global Citizenship Education di Era Multikultural

Program Visiting Professor kembali diselenggarakan pada Rabu (22/04/2026) bertempat di Ruang Moch. Amin, Lantai 3. Kegiatan ini mengangkat tema “Reimagining Global Citizenship Education in Multicultural Societies and Global Citizenship Education Perspectives in Southeast Asia” dengan menghadirkan narasumber internasional, Nur Diyanah Binte Anwar, Ph.D.

Dalam pemaparannya, Dr. Nur Diyanah menyoroti pentingnya mengembangkan Global Citizenship Education (GCED) sebagai respons terhadap tantangan global di tengah masyarakat yang semakin beragam. Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai media untuk membangun kesadaran global, sikap toleransi, serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi isu-isu internasional.

Lebih lanjut, perspektif GCED di kawasan Asia Tenggara menjadi bahasan utama dalam kegiatan ini. Menurutnya, keberagaman budaya, bahasa, dan agama di Asia Tenggara merupakan kekuatan sekaligus tantangan dalam mengimplementasikan pendidikan kewarganegaraan global. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kontekstual yang mampu mengakomodasi nilai-nilai lokal tanpa mengesampingkan wawasan global.

Kegiatan Visiting Professor ini diikuti oleh mahasiswa S2 dan S3 Pendidikan Dasar  yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang sesi berlangsung. Diskusi yang interaktif memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertukar gagasan serta pengalaman terkait penerapan pendidikan multikultural di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi akademik internasional sekaligus mendorong pengembangan sistem pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi global, khususnya di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.