Bahasa Indonesia
English
You are here
Program Guru Bantu BIPA UNY untuk Victoria Indonesian Language Teacher Association (VILTA)
Primary tabs

Program Guru Bantu BIPA yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta merupakan salah satu bentuk implementasi peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung internasionalisasi bahasa dan budaya Indonesia. Program ini kembali menunjukkan kontribusinya dalam memperluas jangkauan pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat global. Pada pelaksanaannya, kegiatan ini bekerja sama dengan Victoria Indonesian Language Teacher Association dan dilaksanakan di Brunswick Northwest Primary School, Australia, pada periode Juli hingga Agustus 2023.
Kegiatan ini bertempat di Melbourne, Australia, dan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi. Salah satu peserta dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yaitu Fatika Chandra Annisa, S.Pd. yang mendapatkan penempatan di jenjang sekolah dasar, sementara peserta lainnya ditempatkan di tingkat SMP dan SMA. Penempatan ini disesuaikan dengan latar belakang keilmuan masing-masing peserta.
Fokus utama kegiatan adalah pada penguatan empat keterampilan berbahasa, yaitu menulis, berbicara, menyimak, dan membaca. Melalui keterlibatan langsung ini, peserta tidak hanya berperan sebagai asisten pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan bagi siswa. Selain kegiatan akademik, program ini juga menjadi sarana diplomasi budaya Indonesia. Peserta memperkenalkan permainan tradisional congklak kepada siswa sebagai media pembelajaran yang menarik sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya. Tidak hanya itu, peserta juga merias manekin dengan busana tradisional berupa kebaya dan jarik sebagai bentuk pengenalan kekayaan budaya Indonesia. Upaya pengenalan budaya semakin diperkaya dengan memperkenalkan berbagai hiasan kepala khas daerah di Indonesia, seperti dari Bali, Sumatra, dan Jawa Barat. Kegiatan ini mendapat respons positif dari siswa karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan memperluas wawasan mereka tentang keberagaman budaya Indonesia.
Dalam rangka memperkuat jaringan dan wawasan internasional, peserta juga mengikuti diskusi tatap muka dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Victoria. Diskusi ini memberikan wawasan mengenai peran strategis pendidikan dalam diplomasi budaya serta peluang pengembangan program BIPA di luar negeri.
Program Guru Bantu BIPA UNY ini tidak hanya memberikan pengalaman mengajar di lingkungan internasional, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia secara langsung kepada masyarakat global. Selain itu, departemen Pendidikan Sekolah Dasar (PSD) FIP UNY turut merasa bangga atas partisipasi mahasiswa dalam program ini sebagai wujud nyata kontribusi akademik dan budaya di tingkat global.
Copyright © 2026,