Bahasa Indonesia
English
You are here
Pulihkan Pendidikan, Bangun Harapan: Kolaborasi Mahasiswa dalam Pendampingan Pembelajaran dan Psikososial Pascabanjir di Aceh Tamiang
Primary tabs

Universitas Negeri Yogyakarta melalui kegiatan KKN Kemanusiaan melaksanakan serangkaian kegiatan pemulihan pasca bencana banjir di Aceh Tamiang yang tersebar di 24 desa pada Januari hingga Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dengan membantu keberlangsungan proses belajar anak-anak sekolah dasar dalam situasi darurat pascabencana.
SDGs nomor 4 yang berfokus pada pendidikan berkelanjutan menekankan pentingnya akses pendidikan yang adil, inklusif, dan berkualitas bagi semua, termasuk anak-anak yang sedang dalam situasi darurat setelah terjadinya bencana. Setelah terjadinya banjir yang menimpa Aceh Tamiang, kegiatan belajar mengajar di sekolah mengalami berbagai macam kendala, mulai dari kerusakan fasilitas sekolah hingga kondisi psikososial anak yang terganggu. Program pendampingan pendidikan ini hadir sebagai respon terhadap terganggunya aktivitas belajar mengajar akibat bencana yang telah menimpa mereka. Kegiatan kolaboratif ini diikuti oleh 110 mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, 241 mahasiswa Universitas Samudera, dan 5 mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Salah satu titik fokus kegiatan berada di SDN Medang Ara yang terletak di Desa Kebun Medang Ara, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Program ini dilaksanakan dengan menerapkan pembelajaran yang disesuaikan berdasarkan CP darurat yang diberikan oleh pihak sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memulihkan proses belajar mengajar sekaligus mengembalikan semangat belajar peserta didik tingkat sekolah dasar pasca terjadinya bencana. Selain pembelajaran biasa, program ini juga diselingi dengan kegiatan trauma healing untuk anak-anak dengan tujuan agar dapat menghilangkan rasa trauma terhadap bencana yang baru saja menimpa mereka. Kegiatan trauma healing dilakukan melalui aktivitas kreatif seperti membuat kertas cita-cita dan kolase dari origami. Keseruan kegiatan memuncak pada pelaksanaan perlombaan antar kelas yang dirancang untuk membangun kembali keceriaan peserta didik. Perlombaan tersebut meliputi lomba mewarnai untuk siswa kelas satu dan dua, lomba hafalan surat pendek untuk kelas tiga, lomba joget kursi untuk kelas empat, serta lomba estafet air yang diikuti oleh siswa kelas lima dan enam. "Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat kembali menemukan kegembiraan bermain dan belajar,” ujar salah satu mahasiswa KKN Kemanusiaan dalam sambutannya
Melalui kegiatan KKN Kemanusiaan ini, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung capaian SDGs di tingkat lokal maupun nasional. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dengan harapan dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.
Copyright © 2026,