Bahasa Indonesia
English
You are here
Merajut Kembali Asa Kehidupan Pascabencana: Sinergi KKN Kemanusiaan UNY × UNSAM dan Masyarakat Aceh Tamiang dalam Pemulihan Sosial, Pendidikan, dan Lingkungan Berbasis SDGs
Primary tabs

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bersama Universitas Samudra (UNSAM) melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemanusiaan Kolaborasi di Desa Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan pascabencana banjir bandang melalui pendekatan sosial, pendidikan, dan lingkungan yang terintegrasi. Program ini selaras dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Mengusung tema “Merajut Kembali Kehidupan Pascabencana”, program KKN Kemanusiaan ini melibatkan mahasiswa lintas program studi dari UNSAM dan UNY, salah satunya Afif Dzaky Khairullah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan serta bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat. Fokus SDGs yang diangkat meliputi pemulihan kesehatan fisik dan mental, penguatan pendidikan dasar, serta pembangunan kesadaran lingkungan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak banjir bandang.
Rangkaian kegiatan mencakup penguatan psikososial bagi siswa sekolah dasar melalui program trauma healing, pendampingan belajar, dan permainan edukatif, pembersihan fasilitas umum dan lingkungan sekolah, pelaksanaan kegiatan kerohanian masyarakat, kegiatan olahraga bersama masyarakat, serta pembuatan produk pembuangan sampah berkelanjutan. “Kegiatan ini memosisikan mahasiswa sebagai agen perubahan yang berperan strategis untuk membangun kemitraan transformatif bersama masyarakat dalam mengakselerasi pemulihan pascabencana yang berkelanjutan,” ujar Afif Dzaky Khairullah. Program ini melibatkan lebih dari 320 warga desa, termasuk anak-anak, guru, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya semangat belajar siswa, pulihnya aktivitas sosial-keagamaan, membaiknya kebersihan lingkungan, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah ramah lingkungan. Seluruh kegiatan tersebut secara nyata mendukung implementasi SDG 3 melalui pemulihan kesehatan mental, SDG 4 melalui pendampingan pendidikan, SDG 11 melalui revitalisasi sekolah dan fasilitas umum, SDG 12 melalui edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan, dan SDG 17 melalui sinergi strategis antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat.
Universitas Negeri Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan. KKN Kemanusiaan Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kontribusi UNY dalam membangun ketangguhan sosial, memperkuat kapasitas pendidikan, serta meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat kedepannya diharapkan dapat terus diperkuat guna memastikan keberlanjutan program pemulihan pascabencana, sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif, berkeadilan, berdaya saing dan berkelanjutan.
Tautan Publikasi Rekap Kegiatan:
https://www.instagram.com/reel/DU9uhyJCfSN/?igsh=aWp5dDFwdXkwZWJq
Copyright © 2026,