Bahasa Indonesia
English
You are here
Stadium Generale Artificial Intelligence-Based Digital Learning In Elementary Schools
Primary tabs

Departemen Pendidika Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Stadium Generale dengan tema “Artificial Intelligence-Based Digital Learning in Elementary Schools” pada Senin, 23 Februari 2026 di Ruang Abdullah Sigit Hall, Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, pimpinan departemen, dosen, serta mahasiswa. Stadium Generale ini bertujuan untuk memperluas wawasan civitas akademika mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah dasar. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bagaimana teknologi AI dapat digunakan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Pemanfaatan AI sangat relevan karena mampu menyesuaikan proses belajar dengan karakteristik dan kemampuan masing-masing anak.
Dalam sambutannya, Dekan fakultas Ilmu Pendidikan Prof. Dr. Nurtanio Agus Purwanto, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini menuntut dunia pendidikan untuk terus berinovasi. AI dinilai mampu membantu guru dalam menganalisis karakteristik belajar siswa, menyusun materi yang lebih personal, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas. Pemateri utama Prof. Ir. Anton Satria Prabuwono, M.Sc., P.hD selaku Profesor Universiti Teknologi Petronas, Malaysia dalam kegiatan ini memaparkan berbagai contoh penerapan AI dalam pendidikan, seperti penggunaan sistem pembelajaran adaptif, platform e-learning cerdas, hingga pemanfaatan data untuk memantau perkembangan belajar siswa. Selain itu, dibahas pula tantangan implementasi AI, termasuk kesiapan guru, infrastruktur sekolah, dan aspek etika dalam penggunaan teknologi. Pemanfaatan AI juga dinilai sangat potensial dalam mendukung pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus, melalui penyediaan materi yang lebih fleksibel, layanan pendampingan virtual, serta penyesuaian metode belajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing siswa.
Para mahasiswa terlihat antusias mengikuti rangkaian acara, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak mahasiswa mengajukan pertanyaan terkait peluang penerapan AI di sekolah dasar serta peran calon pendidik dalam menghadapi era digital. Melalui kegiatan Stadium Generale ini, diharapkan mahasiswa sebagai calon guru mampu memiliki pemahaman yang komprehensif tentang pembelajaran digital berbasis AI. Dengan demikian, mereka dapat menjadi pendidik yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Copyright © 2026,