Mahasiswa PGSD UNY Laksanakan Trauma Healing dan Pendampingan Psikososial bagi Anak SD di Aceh

ACEH TAMIANG – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemanusiaan melaksanakan berbagai kegiatan pendampingan masyarakat, dengan fokus utama pada trauma healing dan dukungan psikososial bagi anak-anak sekolah dasar di wilayah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Dari total 100 mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemanusiaan di Aceh, lima mahasiswa di antaranya berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNY. Selama 30 hari, terhitung mulai 8 Januari hingga 6 Februari 2026, kelima mahasiswa PGSD bersama peserta KKN lainnya melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya pendampingan psikososial dan trauma healing bagi anak-anak sekolah dasar di wilayah terdampak bencana.

Kegiatan trauma healing dilaksanakan di sekolah dasar dan lingkungan tempat tinggal warga, dengan sasaran utama anak-anak yang mengalami dampak psikologis pascabencana. Mahasiswa PGSD mengimplementasikan berbagai metode seperti bermain edukatif, bercerita, menggambar dan mewarnai, menyanyi, ice breaking, serta permainan kelompok yang bertujuan mengurangi rasa takut, cemas, dan stres pada anak. Salah satu mahasiswa PGSD FIP UNY menyampaikan bahwa pendekatan yang digunakan menyesuaikan karakteristik perkembangan anak usia sekolah dasar. “Kami berupaya menciptakan suasana aman dan menyenangkan agar anak-anak dapat kembali ceria, berani berinteraksi, dan mengekspresikan perasaan mereka,” ujarnya.

Selain trauma healing, mahasiswa juga melakukan pendampingan psikososial melalui kegiatan belajar sambil bermain, penguatan motivasi belajar, serta membangun kembali rutinitas positif anak-anak yang sempat terganggu akibat bencana. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan guru setempat dan tokoh masyarakat agar dampaknya berkelanjutan. Masyarakat dan pihak sekolah menyambut baik kehadiran mahasiswa UNY, khususnya mahasiswa PGSD, yang dinilai memiliki kompetensi dalam mendampingi anak-anak secara pedagogis dan psikologis. Anak-anak terlihat lebih antusias, ceria, dan mulai berani berinteraksi secara aktif setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Melalui KKN Kemanusiaan ini, UNY berharap mahasiswa tidak hanya berkontribusi dalam pemulihan fisik wilayah terdampak bencana, tetapi juga berperan nyata dalam pemulihan mental dan sosial anak-anak sebagai generasi penerus, sejalan dengan nilai empati, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat.