You are here
ANGKAT ISU PENDIDIKAN LINGKUNGAN TIM "UNLOCK BAWANA" MAHASISWA PGSD UNY BAWA PULANG MEDALI PERAK DARI BALI
Primary tabs

Dua mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FIP UNY, Dian Arinda Depriyanti dan Ilham Adi Saputra yang tergabung dalam Tim Unlock Bawana, berhasil membawa pulang penghargaan Silver Medal 1 pada Sub Tema Pendidikan dalam ajang National Essay Competition 3 (NESCO 3). Kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Riset Siswa, Mahasiswa, dan Akademisi (PRISMA) bekerja sama dengan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana ini berlangsung pada 19–20 September 2026 di Kampus Universitas Udayana, Bali. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan gagasan inovatif dalam menjawab tantangan pembangunan bangsa. NESCO 3 mengusung tema besar "Menciptakan Dampak Nyata Melalui Inovasi: Peran Strategis Generasi Muda dalam Pembangunan Bangsa". Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 202 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dengan sembilan subtema, yaitu Pendidikan, Hukum dan Politik, Sosial dan Ekonomi, Kesehatan, Pangan, Lingkungan, Pariwisata dan Budaya, Teknologi, serta Pertanian. Dalam kompetisi tersebut, Dian Arinda Depriyanti selaku ketua tim bersama Ilham Adi Saputra mengangkat gagasan melalui esai berjudul "UNLOCK BAWANA: Rekonstruksi Pendidikan Melalui Proses Merawat Bumi untuk Mewujudkan Generasi Emas di Era Society 5.0". Gagasan ini menempatkan pendidikan lingkungan sebagai bagian penting dalam membangun kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab generasi muda terhadap keberlanjutan bumi. Perolehan medali perak dalam kompetisi ini menjadi pengalaman berharga bagi Dian dan Ilham untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif melalui gagasan pendidikan yang relevan dengan tantangan lingkungan dan perkembangan zaman. Selain menjadi bentuk apresiasi terhadap karya yang dihasilkan, pencapaian ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui gagasan Unlock Bawana, keduanya berharap isu pendidikan lingkungan dapat terus mendapat perhatian dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui pendidikan. Pengalaman mengikuti kompetisi nasional ini juga menjadi langkah bagi Tim Unlock Bawana untuk terus belajar, berkarya, dan membawa semangat kontribusi pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta ke tingkat yang lebih luas.
Copyright © 2026,