You are here
Misi Detektif Seni: Mahasiswa PGSD UNY Melaksanakan Pembelajaran Interaktif Unsur Seni Rupa untuk Mendukung SDG 4 Pendidikan Berkualitas di Kelas 5 SD Negeri Ambarukmo
Primary tabs

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan Praktik Kependidikan di SD Negeri Ambarukmo. Program pembelajaran Seni Rupa menyelenggarakan kegiatan "Misi Detektif Seni" pada tanggal 10 Agustus 2026 di ruang kelas 5 SD Negeri Ambarukmo. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui inovasi media pembelajaran interaktif yang mengajak siswa belajar secara aktif dan menyenangkan.
Pembelajaran diawali dengan apersepsi, dan memberikan pertanyaan pemantik untuk mengetahui pengetahuan awal murid, kegiatan ini mengangkat tema pembelajaran unsur-unsur seni rupa melalui pengamatan langsung terhadap benda konkret, yaitu lukisan-lukisan yang bisa anak amati secara langsung. Peserta kegiatan adalah murid kelas 5 yang dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil, dengan pendampingan langsung dari guru, Harsika Verina Indriyani. Setiap kelompok berperan sebagai "detektif seni" yang ditugaskan memecahkan misi mengidentifikasi tujuh unsur seni rupa garis, bentuk, bidang, warna, tekstur, gelap-terang, dan ruang pada lukisan yang telah disediakan.
Dalam pelaksanaannya, setiap kelompok menerima satu lukisan dan LKPD yang berisi berbagai misi bergambar ikon unsur seni rupa, kemudian mencatat temuan mereka pada LKPD sebelum mempresentasikannya di depan kelas. "Anak-anak jadi lebih antusias karena mereka merasa sedang bermain sambil menyelidiki, bukan sekadar mendengarkan penjelasan guru," ujar Harsika Verina Indriyani, penggagas pelaksanaan pembelajara ini. Sebanyak 22 siswa dari berbagai kelompok mengikuti kegiatan ini hingga tuntas, dengan tingkat partisipasi dan antusiasme yang tinggi di setiap sesi presentasi.
Program pembelajaran ini sejalan dengan beberapa target SDG 4, yaitu Target 4.1 tentang penyediaan pendidikan dasar-menengah yang bermutu, Target 4.4 tentang peningkatan keterampilan berpikir kritis dan kerja sama, serta Target 4.7 tentang penguatan apresiasi budaya melalui karya seni. Selain unsur seni rupa, kegiatan ini juga menumbuhkan keterampilan observasi, komunikasi, dan kolaborasi siswa yang menjadi bekal penting dalam pembelajaran sepanjang hayat.
Ke depan, guru bisa berkomitmen untuk terus mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis misi kelompok pada mata pelajaran lain, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mendukung pencapaian SDGs di lingkungan pendidikan dasar dan menengah. Sekolah juga berharap model pembelajaran ini dapat direplikasi oleh sekolah lain untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif, bermutu, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Copyright © 2026,