You are here
Belajar, Berkolaborasi, dan Berkreasi: Menguatkan Literasi melalui Teks Prosedur
Primary tabs

Kegiatan Praktik Kependidikan (PK) mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta di SD Negeri Vidya Qasana kembali menghadirkan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan bagi murid. Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri Vidya Qasana pada tahun pelajaran 2026/2027. Kegiatan dilaksanakan bersama murid kelas V dengan materi “Berkreasi dengan Teks Prosedur”. Pembelajaran dirancang menggunakan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan kegiatan diskusi, permainan, penyusunan teks, dan turnamen. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PK dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kemampuan literasi, kreativitas, komunikasi, serta kolaborasi murid.
Kegiatan pembelajaran bertujuan agar murid mampu memahami pengertian, tujuan, struktur, dan langkah-langkah teks prosedur serta mampu menyusun teks prosedur secara runtut dan kreatif. Pada tahap awal, murid menyimak penjelasan dan mengamati contoh teks prosedur. Selanjutnya, murid dibagi ke dalam kelompok heterogen yang terdiri atas 5–6 orang. Setiap kelompok memperoleh amplop berisi gambar makanan yang berbeda. Murid kemudian berdiskusi untuk menentukan cara pembuatan berdasarkan gambar dan menyusun teks prosedur yang memuat judul, alat dan bahan, serta langkah-langkah secara runtut. Setelah tugas kelompok selesai, perwakilan kelompok mengikuti tahap turnamen dengan mengerjakan LKM secara individu. Guru berperan sebagai fasilitator dan memberikan arahan serta umpan balik selama proses pembelajaran.
Melalui kegiatan tersebut, murid memperoleh pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Kegiatan kelompok mendorong murid untuk saling bertukar pendapat, berbagi tugas, membantu teman, serta menghargai perbedaan jawaban. Selain meningkatkan pemahaman terhadap teks prosedur, pembelajaran juga melatih kemampuan berpikir kritis ketika murid menganalisis gambar alat dan bahan serta menentukan langkah kegiatan secara logis. Sikap sportif dan apresiasi terhadap kelompok lain turut dikembangkan melalui kegiatan turnamen dan penghargaan kelompok. Hal tersebut sejalan dengan dimensi profil lulusan yang dikembangkan dalam pembelajaran, yaitu penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi.
Kegiatan pembelajaran ini diharapkan dapat memberikan pengalaman positif bagi murid dalam mengembangkan kemampuan literasi sekaligus keterampilan sosial yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, pembelajaran serupa dapat terus dikembangkan dengan menggunakan konteks yang dekat dengan lingkungan murid, seperti prosedur menjaga kebersihan, menanam tanaman, atau kegiatan lain yang mendukung kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, kegiatan Praktik Kependidikan tidak hanya mendukung pencapaian kompetensi pembelajaran, tetapi juga turut menumbuhkan keterampilan dan karakter murid sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.
Copyright © 2026,