You are here
BELAJAR PATUH ATURAN SEJAK DINI DI KELAS II SD NEGERI JETISHARJO
Primary tabs

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan praktik pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas II SD Negeri Jetisharjo, Yogyakarta, pada hari Rabu 09 September 2026. Kegiatan pembelajaran dengan materi Bab 1 “Aku Patuh Aturan” ini ditujukan kepada peserta didik kelas II sebagai upaya memberikan pengalaman belajar yang bermakna, aktif, dan menyenangkan. Praktik pembelajaran tersebut menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam (Project Based Learning) dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui penyelenggaraan pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, kreativitas, komunikasi, dan pengembangan karakter peserta didik.
Pembelajaran bertujuan membantu peserta didik memahami pentingnya mematuhi aturan serta mampu mengidentifikasi dan menyampaikan contoh aturan yang berlaku di lingkungan rumah dan sekolah. Proses pembelajaran diawali dengan kegiatan apersepsi dan pertanyaan pemantik mengenai aturan yang telah dikenal peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, peserta didik mengamati gambar, menyimak penjelasan, berdiskusi, dan mengidentifikasi perilaku yang sesuai maupun tidak sesuai dengan aturan. Peserta didik juga terlibat dalam kegiatan kelompok untuk membuat karya yang berkaitan dengan aturan. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga menghubungkannya dengan pengalaman nyata. Mahasiswa PK berperan sebagai fasilitator, sedangkan guru kelas turut mendampingi dan memberikan penguatan selama proses pembelajaran berlangsung.
Pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa peserta didik terlibat secara aktif dalam kegiatan mengamati, berdiskusi, mengemukakan pendapat, bekerja sama, dan menyampaikan hasil karya. Peserta didik menjadi lebih mampu mengenali berbagai aturan sederhana dan memahami alasan pentingnya mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas pembelajaran yang kontekstual juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan tanggung jawab. Hal tersebut sejalan dengan SDGs 4 yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan pengembangan kompetensi peserta didik melalui pengalaman belajar yang inklusif dan bermakna.
Melalui praktik pembelajaran “Aku Patuh Aturan”, diharapkan peserta didik tidak hanya memahami materi Pendidikan Pancasila, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk praktik pembelajaran yang mendukung terciptanya pengalaman belajar yang bermakna sekaligus penguatan karakter peserta didik sejak dini. Untuk kedepannya pembelajaran serupa dapat dikembangkan melalui berbagai aktivitas kontekstual dan kreatif agar peserta didik semakin aktif, mandiri, dan bertanggung jawab dalam proses belajar.
Copyright © 2026,