You are here
Belajar Fotosintesis melalui Dua Tanaman Cabai dan Laboratorium Virtual di SD Negeri Gedongtengen
Primary tabs

YOGYAKARTA – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sugesti Nur Khasanah, melaksanakan praktik mengajar di kelas IV SD Negeri Gedongtengen yang berjumlah 22 murid, Yogyakarta, pada 9 September 2026. Kegiatan ditujukan kepada murid kelas IV dengan materi IPAS “Fotosintesis: Proses Penting di Bumi”. Pembelajaran menerapkan pendekatan Deep Learning melalui Meaningful, Mindful, dan Joyful Learning dengan model Problem Based Learning (PBL). Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang aktif dan berpusat pada murid.
Pembelajaran bertujuan membantu murid memahami faktor-faktor yang dibutuhkan tumbuhan dalam proses fotosintesis serta manfaatnya bagi kehidupan. Kegiatan diawali dengan pengamatan dua tanaman cabai yang memiliki kondisi berbeda. Satu tanaman tampak segar karena memperoleh cahaya matahari dan air yang cukup, sedangkan tanaman lainnya terlihat layu karena minim cahaya. Murid diajak menganalisis penyebab perbedaan tersebut dan menghubungkannya dengan proses fotosintesis. Selanjutnya, mahasiswa menjelaskan materi menggunakan PowerPoint dan memanfaatkan Laboratorium Virtual Fotosintesis yang menyediakan materi, kuis, latihan soal, serta simulasi dengan pengaturan intensitas cahaya, air, dan karbon dioksida. Murid kemudian bekerja dalam kelompok menggunakan LKPD dan mempresentasikan hasil diskusi.
Kegiatan memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret dan interaktif. Murid dapat menghubungkan konsep fotosintesis dengan kondisi tanaman yang diamati secara langsung serta memahami bahwa cahaya matahari, air, dan karbon dioksida berperan dalam proses tersebut. Penggunaan laboratorium virtual juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengeksplorasi konsep melalui simulasi sederhana. Pembelajaran ini mendukung SDGs tujuan ke-4 dengan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, aktif, dan sesuai dengan kebutuhan murid.
Kegiatan pembelajaran ini memberikan pengalaman bermakna bagi murid karena konsep fotosintesis dipelajari melalui permasalahan yang dekat dengan kehidupan serta didukung media yang interaktif. Murid tidak hanya memahami bahwa tumbuhan membutuhkan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida untuk membuat makanan, tetapi juga menyadari pentingnya tumbuhan bagi kehidupan manusia, hewan, dan lingkungan. Kegiatan tersebut turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada murid.
Copyright © 2026,