KPK DAN FPB JADI LEBIH SERU! BELAJAR SAMBIL BERMAIN “TARIK TAMBANG MATEMATIKA” DI KELAS 5B SD NEGERI BINTARAN

Yogyakarta, 01 September 2026 – Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pembelajaran Matematika pada murid kelas 5B di SD Negeri Bintaran dengan materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Kegiatan pembelajaran dikemas dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang memadukan kegiatan belajar, kerja kelompok, dan permainan. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung pembelajaran yang aktif, interaktif, dan menyenangkan.

Kegiatan pembelajaran bertujuan untuk membantu murid memahami konsep KPK dan FPB serta menerapkannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari. Pembelajaran diawali dengan salam, doa, menyanyikan lagu wajib nasional, dan apersepsi yang dikaitkan dengan kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG). Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi mengenai KPK dan FPB serta cara penyelesaiannya. Pada tahap Teams, murid dibagi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri atas lima orang untuk mengerjakan LKPD “Tim Dapur MBG”. Melalui LKPD tersebut, murid berdiskusi dan menyelesaikan permasalahan KPK dan FPB menggunakan metode tabel.

Setelah menyelesaikan LKPD, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking untuk membangun kembali semangat dan konsentrasi murid. Selanjutnya, murid mengikuti tahap Games/Tournament melalui permainan berbasis web “Tarik Tambang Matematika”. Dalam permainan tersebut, murid menjawab soal KPK dan FPB secara berkelompok. Jawaban yang benar memperoleh poin dan menggerakkan penanda kelompok dalam permainan. Kegiatan ini membuat murid dapat belajar sambil bermain sekaligus melatih kemampuan berdiskusi, mengambil keputusan, dan bekerja sama dengan anggota kelompok.

Kegiatan pembelajaran memberikan dampak positif bagi murid kelas 5B. Penerapan TGT membuat murid tidak hanya belajar secara individu, tetapi juga terlibat dalam kerja sama dan diskusi kelompok. Penggunaan konteks MBG dalam LKPD membantu menghubungkan materi KPK dan FPB dengan situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sedangkan permainan berbasis web membuat suasana pembelajaran menjadi lebih aktif dan menarik. Setelah permainan, murid mengerjakan evaluasi secara individu untuk mengetahui pemahaman masing-masing, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan refleksi bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan penerapan model pembelajaran kooperatif TGT dan pemanfaatan media digital dapat terus dikembangkan dalam pembelajaran Matematika di SD Negeri Bintaran. Pembelajaran yang memadukan diskusi, LKPD, dan permainan diharapkan dapat membantu murid memahami konsep KPK dan FPB dengan lebih mudah sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka selama proses pembelajaran. Kegiatan ini juga mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, dan sikap sportif dalam belajar.