You are here
“Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis SDGs di Kelas 5B SDN Petinggen”
Primary tabs

Muhammad Fahmi Fahrudin - 23010630022
Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas 5B SD Negeri Petinggen. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pukul 07.00–08.10 WIB diikuti oleh 25 peserta didik dengan materi “Membiasakan Perilaku Pancasila”. Pembelajaran dirancang untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, tanggung jawab, kepedulian, dan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik.
Pembelajaran dilaksanakan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan mindful, meaningful, dan joyful learning. Peserta didik terlebih dahulu mengamati materi melalui PPT dan Smart Box tentang contoh perilaku Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Selanjutnya, peserta didik dibagi menjadi kelompok untuk menganalisis studi kasus “Kisah Gotong Royong dan Kepedulian di Desa Sukamaju”. Dalam kegiatan diskusi, peserta didik membahas berbagai permasalahan lingkungan dan mencari solusi yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu fokus kegiatan adalah mengenal pentingnya memilah sampah organik dan anorganik. Peserta didik dikenalkan bahwa sampah organik seperti kulit buah dan dedaunan dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik seperti botol plastik dan kaleng dapat didaur ulang menjadi barang yang bermanfaat.
Kegiatan pembelajaran memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Melalui kerja kelompok, siswa belajar bekerja sama, bertanggung jawab, menghargai pendapat teman, serta mencari solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar. Pembiasaan memilah sampah menjadi salah satu bentuk aksi nyata yang dapat diterapkan peserta didik di sekolah maupun di rumah. Selain itu, kegiatan ini memperkuat pemahaman bahwa penerapan nilai Pancasila tidak hanya dilakukan melalui sikap terhadap sesama, tetapi juga melalui kepedulian dalam menjaga lingkungan. Hal tersebut sejalan dengan materi pembelajaran yang menempatkan gotong royong dan menjaga kebersihan sebagai contoh penerapan nilai Pancasila.
Melalui kegiatan ini, diharapkan karakter peduli lingkungan peserta didik dapat tumbuh dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik diharapkan mampu menerapkan perilaku sederhana seperti membuang dan memilah sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan, serta bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Pembelajaran ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan di dalam kelas, tetapi dapat dilanjutkan melalui pembiasaan nyata di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian, pembelajaran Pendidikan Pancasila dapat memberikan kontribusi dalam membentuk peserta didik yang berkarakter sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Copyright © 2026,