Edukasi Budaya Menabung Berbasis Pemanfaatan Botol Bekas sebagai Implementasi SDGs 12 pada Murid Kelas IV SD Negeri Percobaan 2

Sleman, 27 Agustus 2026 – Anggraeni Irawan, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan edukasi berjudul “Edukasi Budaya Menabung Berbasis Pemanfaatan Botol Bekas sebagai Implementasi SDGs 12 pada Murid Kelas IV SD Negeri Percobaan 2” pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan ini diselenggarakan pukul 11.20 WIB di kelas 4B SD Negeri Percobaan 2 dengan sasaran seluruh murid kelas 4B berjumlah 28 murid. Pelaksanaan program ini difokuskan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12, yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dengan menonjolkan pembentukan budaya menabung dan pengelolaan keuangan secara bijak sejak dini melalui media kreasi mandiri.

Proses kegiatan diawali dengan pembuatan celengan lucu berbasis upcycling botol plastik bekas. Murid diajarkan memotong botol bekas untuk disesuaikan ukurannya, kemudian membuat tutup dengan kardus dan dilubangi sebagai tempat memasukkan uang. Selanjutnya, murid melapisinya dengan kertas warna-warni, menambahkan hiasan dan stiker dekoratif hingga membentuk karakter yang lucu. Setelah celengan selesai dibuat, mahasiswa memberikan edukasi mendalam mengenai empat cara pengelolaan keuangan: (1) menyisihkan uang saku di awal, (2) memanfaatkan celengan buatan sendiri, (3) menabung secara rutin dan disiplin, serta (4) menentukan target finansial yang ingin dicapai. Murid kelas 4B bersama mahasiswa PK dan didampingi wali kelas kemudian menutup sesi dengan mempraktikkan langsung pengisian uang saku ke dalam celengan karakter lucu buatan mereka.

Melalui kegiatan ini, diperoleh hasil berupa peningkatan pemahaman murid mengenai pentingnya mengendalikan keinginan konsumtif melalui kebiasaan menyisihkan uang. Penekanan utama SDGs 12 dalam program ini terletak pada perubahan pola konsumsi murid agar lebih bertanggung jawab; menabung mengajarkan anak untuk memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan seketika. Pembuatan celengan botol bekas berperan sebagai media edukasi interaktif yang membuat proses belajar menabung menjadi lebih menyenangkan. Dampak positifnya, murid terlatih memiliki perencanaan keuangan sederhana sekaligus menghargai fungsi barang yang mereka miliki tanpa harus terus-menerus membeli tempat menabung yang baru.

Diharapkan kegiatan ini dapat membentuk kebiasaan menabung yang bijak dan berkelanjutan pada diri murid kelas 4B SD Negeri Percobaan 2. Mahasiswa PK dan pihak sekolah berharap agar para murid tidak hanya terampil mengubah barang bekas menjadi benda yang menarik, membudayakan menabung sejak dini, dan menerapkan prinsip konsumsi yang efisien serta bertanggung jawab hingga masa depan.