EkoBattle: Inovasi Mahasiswa PK UNY 2026 dalam Mewujudkan Pembelajaran IPAS Berkualitas Berbasis SDGs pada Siswa Kelas 5 SD N 1 Kadipiro

Mahasiswa PK UNY 2026 menghadirkan inovasi pembelajaran IPAS melalui permainan edukatif EkoBattle pada kegiatan pembelajaran mata pelajaran IPAS di kelas 5A SD N 1 Kadipiro, yang beralamat di Jl. Sutopadan No. RT. 04, Cobongan, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Diva Ari Pratiwi, mahasiswa PK UNY 2026, dengan sasaran siswa-siswi kelas 5A. Mengusung model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT), EkoBattle dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Inovasi ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui upaya menghadirkan pembelajaran yang mendukung keterlibatan dan pemahaman peserta didik.

Kegiatan EkoBattle bertujuan membantu siswa memahami materi IPAS topik “Bagaimana Aku Memenuhi Kebutuhanku?” yang mencakup kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Diva Ari Pratiwi, wali kelas 5A Bapak Muhamad Ichsanudin, S.Pd., serta seluruh siswa kelas 5A. Setelah memperoleh penjelasan materi, siswa dibagi menjadi lima kelompok yang masing-masing terdiri atas empat hingga lima orang. Setiap kelompok mengikuti pertandingan dengan mengambil soal yang telah disiapkan pada papan tulis, kemudian mendiskusikan dan mengerjakan jawabannya bersama. Setelah selesai, jawaban ditempelkan kembali di depan kelas, lalu kelompok mengambil soal berikutnya. Permainan berlangsung secara bergantian hingga seluruh soal terselesaikan. Kelompok dengan jawaban paling tepat dan waktu penyelesaian tercepat menjadi pemenang.

Pelaksanaan EkoBattle memberikan pengalaman belajar yang lebih dinamis bagi peserta didik. Melalui diskusi dan tantangan antarkelompok, siswa memperoleh kesempatan untuk menguji pemahaman mengenai produsen, distributor, konsumen, serta jenis-jenis kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga mendorong kerja sama, kemampuan berpikir, dan keberanian siswa dalam menyampaikan hasil diskusi. Bagi sekolah, EkoBattle menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran IPAS yang dapat dikembangkan oleh guru. Kontribusi tersebut mendukung SDGs tujuan ke-4 melalui penerapan pembelajaran yang berkualitas, interaktif, dan berorientasi pada pengalaman belajar peserta didik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan inovasi pembelajaran “EkoBattle” dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pembelajaran IPAS yang lebih kreatif dan bermakna. Mahasiswa PK UNY 2026 juga diharapkan terus mengembangkan kemampuan pedagogik serta merancang kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Ke depannya, penggunaan permainan edukatif dan model pembelajaran kooperatif diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas dan mendukung pencapaian SDGs di lingkungan sekolah dasar.