Menjelajah Hubungan Antarorganisme melalui Rantai Makanan, Mahasiswa PK UNY Hadirkan Pembelajaran Interaktif bagi Siswa Kelas V SD Negeri Tegalrejo 3

Yogyakarta, 3 September 2026 — Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam pembelajaran secara langsung di sekolah. Pada Kamis, 3 September 2026, Syifa Arie Anjani Prahestya, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNY, melaksanakan praktik mengajar 100% secara mandiri di SD Negeri Tegalrejo 3 pada siswa kelas V. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), BAB 2 “Ekosistem yang Seimbang”, Topik B “Peristiwa Makan dan Dimakan”, dengan materi rantai makanan.

Pembelajaran ini bertujuan untuk membantu siswa memahami hubungan antarmakhluk hidup dalam suatu ekosistem melalui konsep rantai makanan, khususnya pada peran produsen, konsumen, dan pengurai. Untuk membuat materi lebih konkret, Syifa membuat media konkret rantai makanan berupa gambar dan bagian-bagian organisme yang telah dilaminasi serta dilengkapi penempel yang dapat dilepas dan dipasang kembali. Setelah penjelasan materi, siswa membentuk beberapa kelompok dan setiap kelompok memperoleh ekosistem yang berbeda, yaitu sawah, hutan, sungai, dan laut. Setiap kelompok menyusun organisme sesuai urutan rantai makanan, menentukan peran produsen, konsumen, dan pengurai, kemudian menempelkannya pada media. Setelah itu, siswa mengerjakan LKPD sesuai ekosistem kelompok dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas. Kegiatan tersebut melibatkan siswa dalam mengamati, berdiskusi, menyusun, menempel, menyampaikan pendapat, dan menjawab pertanyaan.

Kegiatan pembelajaran memberikan pengalaman yang lebih konkret, aktif, dan menyenangkan  bagi siswa dalam memahami hubungan antarorganisme. Melalui diskusi, pengerjaan LKPD, dan presentasi, siswa berkesempatan mengembangkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, berpikir kritis, serta membangun pemahaman melalui pengalaman langsung. Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Pembelajaran yang aktif, interaktif, dan berpusat pada siswa mendukung terciptanya pengalaman belajar yang bermakna. Selain memberikan manfaat bagi siswa kelas V SD Negeri Tegalrejo 3, praktik mengajar ini menjadi pengalaman bagi Syifa dalam membentuk kompetensi sebagai calon guru sekolah dasar.

Melalui kegiatan pembelajaran tersebut, diharapkan pembelajaran IPAS dapat terus dilaksanakan dengan memanfaatkan media yang konkret, interaktif, dan dapat digunakan kembali. Media rantai makanan yang telah dibuat juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran berikutnya sehingga mendukung keberlanjutan penggunaan media pembelajaran. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa serta memberikan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna di sekolah.