You are here
BELAJAR KPK DAN FPB LEBIH BERMAKNA MELALUI PERMAINAN DAN MEDIA KONKRET DI SD NEGERI TEGALREJO 1
Primary tabs

Nova Esteria Gres Simangunsong
NIM 23010630226
Yogyakarta, 08 September 2026 – Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pembelajaran Matematika pada murid kelas V B di SD Negeri Tegalrejo 1 dengan materi penyelesaian masalah melalui Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung pembelajaran yang efektif, aktif, dan dapat membantu murid memahami materi dengan lebih baik.
Kegiatan pembelajaran bertujuan untuk membantu pemahaman murid dalam menyelesaikan masalah melalui KPK dan FPB. Pembelajaran berlangsung selama 2 x 35 menit menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang dikemas dalam bentuk permainan serta didukung media konkret congklak KPK dan FPB. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep KPK dan FPB serta cara menerapkannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari. Media konkret congklak KPK dan FPB juga digunakan untuk membantu murid memahami konsep abstrak melalui benda yang dapat diamati dan digunakan secara langsung. Setelah itu, murid dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti permainan atau turnamen untuk menguji pemahaman mereka. Mahasiswa PK bersama guru turut mendampingi kegiatan pembelajaran dan membantu peserta didik yang mengalami kesulitan selama proses belajar. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembahasan bersama, refleksi, dan evaluasi secara individu.
Kegiatan pembelajaran memberikan dampak positif bagi murid kelas V B. Melalui penerapan TGT, murid tidak hanya belajar secara individu, tetapi juga bekerja sama, berdiskusi, dan saling membantu dalam menyelesaikan soal. Permainan membuat suasana pembelajaran menjadi lebih aktif dan menarik, sedangkan penggunaan congklak KPK dan FPB membantu murid memahami konsep melalui pengalaman belajar secara langsung. Kegiatan ini juga mendorong murid untuk lebih berani berpartisipasi dalam pembelajaran serta melatih kemampuan berpikir, bekerja sama, dan menyelesaikan masalah. Dengan demikian, kegiatan tersebut memberikan kontribusi terhadap SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penerapan pembelajaran yang aktif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penggunaan model pembelajaran kooperatif dan media konkret dapat terus dikembangkan dalam pembelajaran Matematika di SDN Tegalrejo 1. Pembelajaran yang dikemas secara menarik diharapkan dapat membantu murid memahami materi dengan lebih mudah sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka selama proses pembelajaran. Kegiatan serupa juga dapat diterapkan pada materi lain dengan menyesuaikan media dan permainan sehingga tercipta proses pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.
Copyright © 2026,