Mahasiswa PK Universitas Negeri Yogyakarta Laksanakan Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Meningkatkan Kemampuan Musyawarah Siswa Kelas VI SD Negeri Gambiran

Laras Rahmawati – 23010630262

Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Yogyakarta, 10 September 2026 Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri Gambiran pada kelas VI dengan materi Musyawarah. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada siswa dalam memahami pentingnya musyawarah, menghargai pendapat orang lain, serta mengambil keputusan bersama. Kegiatan pembelajaran ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung pembelajaran yang berkualitas, aktif, dan mendorong keterampilan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran dilaksanakan dalam satu kali pertemuan dengan alokasi waktu 2 × 35 menit.

Dalam pelaksanaannya, pembelajaran menggunakan model Cooperative Learning dengan metode tanya jawab, diskusi kelompok, dan presentasi. Kegiatan diawali dengan pertanyaan pemantik mengenai cara menentukan kegiatan bersama ketika setiap siswa memiliki keinginan yang berbeda. Selanjutnya, siswa menyimak materi musyawarah melalui tayangan slide dan melakukan curah pendapat. Siswa kemudian dibagi menjadi dua kelompok yang masing-masing terdiri atas dua anggota. Dalam kegiatan inti, siswa mengikuti permainan Card Sort menggunakan kartu berbentuk baju. Setiap siswa secara bergantian mengambil kartu, kemudian mengategorikan contoh musyawarah berdasarkan lingkungan, yaitu rumah, sekolah, dan masyarakat, sebelum menggantungkannya pada hanger yang sesuai.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif melalui kerja sama dan diskusi. Siswa tidak hanya memahami konsep musyawarah, tetapi juga berlatih mengelompokkan contoh musyawarah, menyampaikan alasan, menghargai pendapat teman, serta bertanggung jawab terhadap tugas kelompok. Setelah kegiatan selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil hanger kartu baju di depan kelas. Kelompok lain diberikan kesempatan untuk menyimak, memberikan tanggapan, dan mengajukan pertanyaan dengan bahasa yang santun. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penguatan dari guru dan evaluasi individu untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi musyawarah.

Melalui kegiatan ini, pembelajaran Pendidikan Pancasila tidak hanya berfokus pada pemahaman materi, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, tanggung jawab, dan sikap menghargai perbedaan pendapat. Kegiatan pembelajaran diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga siswa memperoleh pengalaman belajar yang aktif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan PK turut berkontribusi dalam mendukung SDGs 4 melalui penyelenggaraan pembelajaran yang berkualitas dan berpusat pada keterlibatan aktif siswa.