Hadirkan Multimedia Interaktif, Mahasiswa PK UNY Ciptakan Pengalaman Belajar Gaya Magnet yang Lebih Menyenangkan di SD Negeri Adisucipto 1

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Tabina Putri Widati, melaksanakan Praktik Kependidikan (PK) di SD Negeri Adisucipto 1 pada 20 Juli–25 September 2026. Salah satu kegiatan berupa pembelajaran IPAS di kelas IV A dengan memanfaatkan aplikasi multimedia interaktif pada materi gaya magnet. Media tersebut dipadukan dengan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk menghadirkan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Bermutu.

Pembelajaran bertujuan membantu peserta didik memahami gaya magnet melalui pengalaman belajar yang interaktif. Aplikasi yang dikembangkan menggunakan Articulate Storyline dan berbasis web memuat materi gaya magnet, benda magnetis dan nonmagnetis, kutub serta sifat magnet, dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi dilengkapi gambar, ilustrasi, kuis, permainan, dan turnamen. Pembelajaran diawali dengan demonstrasi menggunakan magnet konkret, dilanjutkan diskusi kelompok dan pengerjaan Teka-Teki Silang (TTS) melalui LKPD. Peserta didik kemudian mengikuti permainan dan kuis pada aplikasi serta turnamen antarkelompok sebagai bagian dari penerapan TGT. Kegiatan didampingi Ibu Sri Indah Fitri Umami, S.Pd. selaku wali kelas IV A sekaligus guru pamong.

Perpaduan multimedia interaktif dan TGT menciptakan pembelajaran yang lebih dinamis dan mendorong antusiasme peserta didik. Melalui permainan dan turnamen, peserta didik terlibat dalam mengamati, menjawab pertanyaan, berdiskusi, bekerja sama, dan berkompetisi secara sportif. Kegiatan tidak hanya membantu pemahaman materi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian. Hal ini menjadi bentuk kontribusi terhadap SDG 4 melalui pembelajaran yang berkualitas dan berpusat pada peserta didik.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan terus mengembangkan multimedia pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Integrasi teknologi dengan permainan dan model pembelajaran aktif diharapkan dapat menjadi alternatif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, interaktif, dan menyenangkan.