You are here
Eksperimen Balon Paru - Paru untuk Memahami Mekanisme Sistem Pernapasan Manusia sebagai Implementasi SDGs 3 - Kehidupan Sehat dan Sejahtera pada Murid Kelas VI SD N Ambarukmo
Primary tabs

Yogyakarta, 27 Agustus 2026 - Sebagai bagian dari rangkaian Praktik Mengajar 100%, kegiatan pembelajaran IPAS dilaksanakan di SD N Ambarukmo, Depok, Sleman, Yogyakarta, dengan melibatkan murid kelas VI dalam kegiatan “Eksperimen Balon Paru-Paru untuk Memahami Mekanisme Sistem Pernapasan Manusia sebagai Implementasi SDGs 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera.” Kegiatan ini diselenggarakan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih nyata, aktif, dan bermakna melalui pemanfaatan model sederhana yang menyerupai cara kerja paru-paru manusia. Melalui eksperimen tersebut, peserta didik tidak hanya mempelajari konsep inspirasi dan ekspirasi secara teoritis, tetapi juga diajak mengamati secara langsung perubahan pada model balon sebagai gambaran proses keluar - masuknya udara dalam sistem pernapasan. Pembelajaran ini menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan mengamati, serta kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga kesehatan organ pernapasan dalam kehidupan sehari-hari. Selain memperkuat pemahaman konsep IPAS, kegiatan tersebut juga relevan dengan SDGs 3 : Kehidupan Sehat dan Sejahtera, yang menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan dan kesadaran mengenai kesehatan sejak usia dini. Dengan demikian, kegiatan praktik mengajar ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian tujuan pembelajaran, tetapi juga menjadi langkah sederhana dalam membangun kebiasaan hidup sehat dan kepedulian terhadap kesehatan diri di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini mengangkat Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, yang menjadi salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan dengan fokus pada peningkatan kesadaran dan pengetahuan mengenai kesehatan serta kesejahteraan. Pemilihan SDGs 3 dalam kegiatan ini dilatar belakangi oleh pentingnya mengenalkan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan organ tubuh sejak usia sekolah, khususnya sistem pernapasan yang berperan penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan tema “Eksperimen Balon Paru-Paru untuk Memahami Mekanisme Sistem Pernapasan Manusia”, kegiatan dirancang agar peserta didik dapat memahami konsep pernapasan melalui pengalaman belajar secara langsung. Peserta kegiatan merupakan pesesrta didik kelas VI SD N Ambarukmo, yang mengikuti pembelajaran dengan antusias melalui pengamatan, diskusi, dan praktik menggunakan model balon sebagai gambaran sederhana cara kerja paru-paru. Kegiatan ini dipandu oleh Raina Shafira Rinjani sebagai pemateri sekaligus pelaksana Praktik Mengajar 100%, yang memberikan penjelasan, demonstrasi, serta pendampingan selama proses eksperimen berlangsung. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman tentang mekanisme sistem pernapasan, tetapi juga semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini berfokus pada sistem pernapasan manusia, meliputi organ-organ pernapasan, fungsi paru - paru, serta mekanisme inspirasi dan ekspirasi. Untuk mempermudah pemahaman, peserta didik diajak membuat dan mengamati model paru - paru sederhana menggunakan balon, botol plastik, dan beberapa bahan pendukung lainnya. Melalui praktik tersebut, peserta didik dapat melihat gambaran proses kerja paru - paru ketika udara masuk dan keluar. “Saya ingin peserta didik tidak hanya menghafal bagian - bagian sistem pernapasan, tetapi juga memahami bagaimana proses bernapas terjadi melalui pengalaman praktik secara langsung,” ujar Raina Shafira Rinjani selaku pemateri dan pelaksana kegiatan. Kegiatan yang diikuti oleh murid kelas VI SD N Ambarukmo sebanyak 25 peserta didik ini berlangsung secara aktif dan interaktif. Peserta didik terlibat langsung dalam proses pengamatan, pembuatan model, hingga mencoba melihat perubahan pada balon sebagai representasi sederhana kerja paru - paru. Keterlibatan guru dan lingkungan sekolah turut mendukung terciptanya suasana pembelajaran yang kolaboratif dan menyenangkan. Selain berkaitan dengan SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui pembelajaran yang inklusif, interaktif, dan berorientasi pada pengalaman nyata. Pengenalan sistem pernapasan sekaligus pentingnya menjaga kesehatan organ pernapasan sejak usia sekolah menjadi langkah sederhana untuk membangun kesadaran hidup sehat, sementara kegiatan eksperimen memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar melalui proses mengamati, mencoba, dan menemukan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mendukung pemahaman materi IPAS, tetapi juga turut menguatkan upaya pencapaian tujuan SDGs melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran kesehatan di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam mengintegrasikan nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam kegiatan pendidikan dan pembelajaran di masyarakat. Melalui pelaksanaan Praktik Mengajar 100%, UNY tidak hanya mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sebagai calon pendidik, tetapi juga memberikan ruang untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan memiliki manfaat langsung bagi peserta didik serta lingkungan sekolah. Kegiatan eksperimen sistem pernapasan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman yang berkesan bagi peserta didik kelas VI SD N Ambarukmo sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan berbagai pembelajaran berbasis praktik dan isu-isu SDGs lainnya, sehingga kolaborasi antara UNY, sekolah, mahasiswa, guru, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas serta mendukung terbentuknya generasi yang sehat, peduli, dan mampu menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Video Kegiatan : https://vt.tiktok.com/ZSqQtwJFA/
Copyright © 2026,