You are here
MAHASISWA PK UNY LAKSANAKAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PROYEK MEMBUAT BUKU DI SD NEGERI ADISUCIPTO 1
Primary tabs

Yogyakarta, Senin, 31 Agustus 2026 – Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri Adisucipto 1 melalui proyek membuat buku sederhana. Kegiatan ini mengangkat topik “Buku Jendela Dunia: Mengenal Buku dan Berkarya Melalui Buku Sederhana” dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Pembelajaran dilaksanakan selama 2 x 35 menit dengan melibatkan peserta didik dalam kegiatan mengamati, berdiskusi, merancang, membuat, dan mempresentasikan hasil karya. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui upaya menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan literasi.
Pada kegiatan pembelajaran, peserta didik terlebih dahulu diajak mengamati berbagai jenis buku dan berdiskusi mengenai perbedaan buku berdasarkan isi dan tujuan penggunaannya. Mahasiswa memberikan materi mengenai buku fiksi dan nonfiksi, majas, kalimat langsung dan tidak langsung, serta prosedur membuat buku sederhana. Setelah memahami materi, peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk menentukan jenis buku, tema, judul, dan isi buku yang akan dibuat. Setiap anggota kelompok mendapatkan pembagian tugas, seperti menulis isi, menyusun cerita atau informasi, membuat ilustrasi, serta menyusun buku.
Selanjutnya, peserta didik mulai mengembangkan isi buku berdasarkan tema yang telah dipilih. Mereka memperhatikan penggunaan bahasa, menambahkan ilustrasi yang sesuai, serta membuat sampul buku. Selama proses berlangsung, mahasiswa berperan sebagai fasilitator dengan memberikan arahan dan bimbingan kepada kelompok yang mengalami kesulitan. Setelah selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil bukunya di depan kelas dengan menjelaskan jenis, judul, tema, isi, penggunaan bahasa, serta proses pembuatan buku. Kegiatan tersebut tidak hanya mengembangkan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melatih kreativitas, kerja sama, kemampuan berpikir kritis, dan kepercayaan diri peserta didik.
Melalui kegiatan proyek ini, peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna karena dapat secara langsung menuangkan ide dan kreativitas ke dalam sebuah karya. Kegiatan membuat buku juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan literasi sekaligus belajar bekerja sama dan menghargai hasil karya orang lain. Diharapkan pengalaman tersebut dapat mendorong peserta didik untuk semakin tertarik membaca, menulis, dan menghasilkan karya sederhana sebagai bagian dari pengembangan budaya literasi di sekolah.
Penulis :
Hesti Herma Setianingsih
Copyright © 2026,